Patroli Wilayah Rawan, Babinsa Koramil 04/Lph Pastikan Karhutla Nihil
Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Lph Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A Hsb, bersama masyarakat peduli api (MPA), Selasa (29/9/2026).
Pekanbaru — Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru. Patroli secara rutin dilakukan dengan menyasar kawasan yang dinilai memiliki potensi rawan terbakar.
Langkah tersebut dilakukan Babinsa Kelurahan Tebing Tinggi Okura Koramil 04/Lph Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Ucok A Hsb, bersama masyarakat peduli api (MPA), Selasa (29/9/2026).
Patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, dengan menyasar Jalan Padat Karya, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, serta Jalan Lingkar Danau Buatan, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kawasan yang rawan terbakar tetap dalam kondisi aman sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat Karhutla.
Dalam pelaksanaan patroli, Babinsa bersama personel MPA melakukan pemantauan kondisi lingkungan di sejumlah titik yang dilalui. Selain melakukan pengecekan, sosialisasi juga menjadi bagian penting agar masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Babinsa mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya asap, titik api maupun indikasi kebakaran di wilayah sekitar.
Patroli dilakukan pada titik koordinat 0.576882° Lintang dan 101.4839° Bujur. Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi terpantau aman.
Hasil patroli menunjukkan hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap juga nihil.
Kegiatan tersebut melibatkan satu personel TNI dan satu personel MPA, dengan menggunakan satu unit SPM sebagai sarana pendukung patroli.
Kehadiran Babinsa bersama MPA di lapangan menunjukkan komitmen aparat kewilayahan dalam melakukan pencegahan sejak dini. Patroli tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi juga sebagai langkah antisipasi untuk mendeteksi potensi ancaman sebelum berkembang menjadi bencana.
Pencegahan Karhutla dinilai penting karena kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat, hingga munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kualitas udara.
Karena itu, masyarakat di kawasan rawan kebakaran diimbau untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan. Setiap potensi munculnya api maupun asap diharapkan segera dilaporkan kepada aparat kewilayahan agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.
Melalui patroli rutin dan sosialisasi secara berkesinambungan, Babinsa Koramil 04/Lph bersama MPA terus memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Rumbai Timur.
Hingga kegiatan selesai, kondisi wilayah yang dipantau aman dan kondusif, dengan hasil akhir hotspot, titik api dan titik asap nihil.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Lima Puluh