Babinsa Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Rumbai
personel Babinsa Koramil 01/Rumbai bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan membakar lahan seluas tiga hektare
Pekanbaru – Kepulan asap dan kobaran api kembali menjadi perhatian warga di Jalan Nelayan RT 01/RW 11, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Sabtu (15/8/2026) sore.
Di tengah kondisi angin yang cukup kencang, personel Babinsa Koramil 01/Rumbai bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan membakar lahan seluas tiga hektare.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Tidak ingin api semakin meluas dan mengancam lingkungan sekitar, tim gabungan langsung berjibaku melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada titik api.
Sebanyak 26 personel terlibat dalam penanganan tersebut, terdiri dari satu personel TNI, lima personel Polri, empat anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), sembilan personel BPBD, serta tujuh personel PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Upaya pemadaman tidak berlangsung mudah. Angin yang bertiup kencang dan berubah arah membuat api cepat menjalar, sementara luasnya lahan serta terbatasnya sumber air di sekitar lokasi turut menjadi tantangan bagi petugas.
Dengan perlengkapan yang tersedia, petugas terus berupaya mengendalikan api. Tim mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran PT PHR dan satu unit mobil pemadam BPBD, dibantu tiga roll selang 1,5 inci, empat roll selang 2,5 inci, serta dua unit nozzle kombinasi 1,5 inci.
Danramil 01/Rumbai Mayor Inf Suhartono mengatakan, kehadiran Babinsa bersama unsur terkait merupakan bentuk kepedulian dan sinergi dalam melindungi masyarakat serta lingkungan dari ancaman karhutla.
“Yang paling penting adalah api jangan sampai meluas. Babinsa bersama seluruh tim gabungan terus bekerja sampai api benar-benar padam dan lokasi dinyatakan aman,” ujar Suhartono.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Sekecil apa pun api bisa menjadi besar ketika kondisi kering dan angin cukup kencang. Mari kita jaga lingkungan bersama,” tambahnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. Petugas kemudian memastikan kembali kondisi lahan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Sementara itu, pemilik lahan belum diketahui. Pihak Polsek Rumbai Pesisir masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemilik lahan sekaligus penyebab terjadinya kebakaran.
Kehadiran personel TNI bersama unsur gabungan dalam penanganan tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dari ancaman karhutla yang berpotensi meluas.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 01 Rumbai