Timpora Siak Perketat Pengawasan Orang Asing di Sungai Mandau
SUNGAI MANDAU, SIAK — Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Siak memperkuat koordinasi pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing di Kecamatan Sungai Mandau, Kamis (20/8/2026). Rapat koordinasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu digelar di Rumah Makan Mandau Mandiri dan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, Imigrasi, hingga para penghulu kampung.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda koordinasi rutin. Aparat dan pemerintah di tingkat kecamatan hingga kampung membahas peran masing-masing dalam memantau keberadaan serta aktivitas orang asing di wilayah Sungai Mandau.
Kasubsi Penindakan Imigrasi Kabupaten Siak Henri Riduan, SH, bersama petugas dan staf Imigrasi Kabupaten Siak menyampaikan materi mengenai Tim Pengawasan Orang Asing. Pembahasan kemudian berlanjut melalui sesi diskusi dan tanya jawab dengan peserta.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Siak,” ujar Henri Riduan dalam kegiatan tersebut.
Sekretaris Kecamatan Sungai Mandau Yaumil, S.Sos., mewakili Camat Sungai Mandau, hadir bersama Kapolsek Sungai Mandau Ipda Johannes Panjaitan, S.H., Danramil 03/Minas yang diwakili Danpos Pelda Bendriadi, serta Kasi Trantib Kecamatan Sungai Mandau Suhartati, S.Sos.
Keterlibatan aparat kampung menjadi salah satu bagian penting dalam koordinasi tersebut. Sejumlah penghulu dan perwakilan kampung hadir, antara lain dari Lubuk Umbut, Tasik Betung, Becah Umbai, Lubuk Jering, Olak, Muara Kelantan, dan Muara Bungkal.
Bhabinkamtibmas Lubuk Umbut Bripka Riki Candra turut hadir dalam pertemuan itu. Kehadiran unsur kepolisian, TNI, Imigrasi, pemerintah kecamatan, dan pemerintahan kampung diharapkan mempercepat pertukaran informasi apabila ditemukan keberadaan atau aktivitas orang asing yang membutuhkan perhatian.
Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti diskusi dan tanya jawab untuk membahas persoalan pengawasan di lapangan. Koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting karena informasi mengenai keberadaan orang asing dapat muncul dari berbagai tingkatan pemerintahan dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh agenda berlangsung aman dan tertib, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.
Pertemuan ini menegaskan bahwa pengawasan orang asing di wilayah Siak tidak hanya menjadi tugas Imigrasi. Kolaborasi aparat dan pemerintah di tingkat lokal menjadi bagian penting untuk memastikan setiap aktivitas orang asing berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 03/MINAS