Sinergi TNI, Polri, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Karhutla di Tenayan Raya
Babinsa Kelurahan Tuah Negeri, Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, bersama unsur Polri, BPBD Kota Pekanbaru, Damkar dan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman
Pekanbaru – Kepulan asap dan kobaran api kembali menjadi perhatian di tengah kondisi cuaca panas yang melanda Kota Pekanbaru. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Panter Badak, RT 003/RW 005, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (23/8/2026) sore.
Begitu informasi kebakaran diterima, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Babinsa Kelurahan Tuah Negeri, Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, bersama unsur Polri, BPBD Kota Pekanbaru, Damkar dan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman.
Penanganan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Api yang sempat terhembus angin membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat dan menyeluruh. Tim tidak hanya memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.
Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat satu titik hotspot, dua titik api dan dua titik asap. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare. Lahan tersebut diketahui milik warga bernama Ujang.
Untuk mempercepat proses pemadaman, satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dengan dukungan empat buah selang berukuran 1,5 inci. Personel dari berbagai unsur bekerja bersama menyisir area terbakar dan memastikan api tidak merembet ke bagian lahan lainnya.
Kehadiran warga sekitar turut membantu proses penanganan. Mereka bersama aparat berjibaku mengendalikan api, menunjukkan bahwa menghadapi karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat.
Setelah kobaran berhasil dikendalikan, tim melanjutkan proses pendinginan di sejumlah bagian lahan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik bara yang berpotensi memunculkan api susulan.
Berkat respons cepat dan sinergi TNI, Polri, BPBD, Damkar serta masyarakat, seluruh area yang terbakar berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap karhutla harus terus dijaga, terutama ketika cuaca panas disertai hembusan angin. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.
Babinsa bersama unsur terkait juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan. Jika menemukan asap atau titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada aparat atau petugas terkait agar dapat ditangani sejak dini.
Kebakaran di Jalan Panter Badak akhirnya dapat dikendalikan. Namun, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dan petugas menjadi pesan penting bahwa kepedulian bersama merupakan salah satu kekuatan utama dalam menjaga Pekanbaru dari ancaman karhutla.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya