Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Industri Tenayan
Tim patroli Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru bersama unsur gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan gambut di Jalan Gajah Mada RT 04/RW 17, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB
Pekanbaru – Kepulan asap kembali terlihat di kawasan Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Tim patroli Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru bersama unsur gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan gambut di Jalan Gajah Mada RT 04/RW 17, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kebakaran terjadi di lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare. Kondisi lahan yang merupakan kawasan gambut membuat proses penanganan membutuhkan perhatian khusus karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meski kobaran api di permukaan telah berhasil dipadamkan.
Dalam penanganan tersebut, petugas tidak hanya memadamkan titik api yang terlihat, tetapi juga melakukan penyisiran dan pendinginan secara menyeluruh. Pembasahan dilakukan pada area yang masih mengeluarkan asap guna memastikan tidak ada bara maupun sumber panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan hotspot terpantau nihil. Namun, petugas masih menemukan titik api dan titik asap di sejumlah bagian lahan yang terbakar. Kondisi ini menjadi perhatian karena asap pada kawasan gambut dapat menjadi tanda masih adanya bara yang tersimpan di dalam lapisan tanah.
Sebanyak 15 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka terdiri dari dua personel TNI, 10 personel BPBD, serta lima petugas keamanan. Sinergi lintas unsur tersebut mempercepat proses pemadaman sekaligus memastikan area terdampak dapat segera diamankan.
Sejumlah peralatan turut digunakan, di antaranya satu unit mobil pemadam BPBD, satu unit mesin ministrike, sembilan selang, satu nozzle, satu set peralatan tangan, dan satu unit konektor.
Dengan dukungan peralatan tersebut, petugas melakukan penyemprotan air dan pembasahan secara intensif, terutama pada bagian lahan yang masih mengeluarkan asap. Pendinginan dilakukan untuk mencegah bara di dalam tanah kembali menyala dan menjalar ke area lain.
Karakteristik lahan gambut memang membuat penanganan kebakaran tidak cukup hanya dengan menghilangkan api di permukaan. Bara dapat bertahan di dalam lapisan gambut dan kembali muncul sewaktu-waktu apabila proses pendinginan tidak dilakukan secara menyeluruh.
Karena itu, setelah api berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan pemantauan dan pendinginan di seluruh area terdampak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi benar-benar aman sekaligus mencegah kebakaran meluas.
Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal api yang membakar lahan tersebut.
Kebakaran ini juga menjadi perhatian karena lokasi yang terdampak merupakan lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru. Selain menyangkut pencegahan kerusakan lingkungan, pengamanan kawasan tersebut juga berkaitan dengan perlindungan aset daerah.
Lokasi kebakaran berada di sekitar koordinat N 0°33'23.034" dan E 101°31'12.054". Setelah proses pemadaman selesai, tim tetap melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun sumber panas yang dapat memicu kebakaran susulan.
Gerak cepat aparat dan unsur gabungan dalam menangani kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah api berkembang lebih luas. Terlebih, pada kawasan gambut, penanganan sejak awal dan pendinginan secara menyeluruh menjadi kunci untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya