Babinsa Koramil 06/Sukajadi Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Air Putih
Serka Wiyono bersama personel lainnya melakukan penyiraman untuk memastikan titik-titik yang terbakar benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Pekanbaru - Guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru. Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Wiyono turun langsung melakukan pemadaman pada lahan yang terbakar di Jalan Uka arah Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Jumat (21/8/2026).
Dari pantauan di lokasi, sejumlah bagian lahan tampak menghitam akibat terbakar. Vegetasi berupa semak dan rerumputan di sekitar area juga terlihat dalam kondisi kering, sementara Serka Wiyono bersama personel lainnya melakukan penyiraman untuk memastikan titik-titik yang terbakar benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Pemadaman dilakukan secara langsung dengan menyemprotkan air ke area yang terbakar, terutama pada bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi api kembali muncul dan merambat ke bagian lahan lainnya.
Serka Wiyono mengatakan kondisi lahan yang kering membuat api harus segera ditangani agar tidak meluas, terutama ketika berada di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat.
“Kami melakukan pemadaman langsung untuk memastikan api dan bara yang masih tersisa benar-benar padam. Kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi menjalar, sehingga penanganan harus dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.
Menurut Wiyono, setelah proses pemadaman, personel juga perlu memastikan kembali kondisi sekitar titik terbakar. Hal itu penting untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari bara yang masih berada di dalam semak maupun permukaan tanah.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang cukup panas dan lahan yang mudah terbakar. Jika melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum meluas,” tambahnya.
Anderson, salah seorang warga di sekitar lokasi mengapresiasi langkah cepat personel TNI yang turun langsung melakukan pemadaman. Menurutnya, kehadiran aparat sangat membantu mencegah kebakaran meluas ke area lain.
“Kami tentu khawatir kalau api dibiarkan, apalagi kondisi rumput dan semak cukup kering. Dengan adanya petugas yang langsung melakukan pemadaman, kami merasa lebih tenang,” ujarnya.
Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kecepatan dan kepedulian semua pihak.
“Setiap titik kebakaran harus segera ditangani. Jangan menunggu api membesar karena semakin luas area yang terbakar, semakin sulit pula proses pemadamannya,” ujar Kapten Tayung.
Ia menegaskan Babinsa di wilayah Koramil 06/Sukajadi terus diminta meningkatkan pemantauan terhadap kondisi lingkungan, khususnya kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
“Babinsa harus terus berada di lapangan, memantau perkembangan situasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Pencegahan jauh lebih penting daripada menunggu kebakaran meluas,” tegasnya.
Danramil juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap.
“Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah dan memberikan informasi sejak dini. Dengan kerja sama semua pihak, potensi kebakaran dapat ditekan dan lingkungan tetap aman,” pungkasnya.
Pemadaman di lokasi berlangsung dengan fokus memastikan area yang terbakar tidak kembali menyala. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah preventif jajaran Koramil 06/Sukajadi dalam mengantisipasi meluasnya karhutla di wilayah binaan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi