Babinsa dan MPA Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla di Tenayan Raya
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama warga dan unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli serta sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kelurahan Industri Tenayan.
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Langkah preventif dilakukan melalui patroli lapangan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.
Pada Kamis (20/8/2026), Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama warga dan unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli serta sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kelurahan Industri Tenayan.
Patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari wilayah pemantauan, di antaranya Jalan Matoa dan Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Dengan menggunakan sepeda motor, personel menyusuri jalur yang telah ditentukan sembari memantau kondisi lingkungan sekitar. Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat tanda-tanda awal kebakaran maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran lahan.
Dalam kegiatan tersebut, titik koordinat pemantauan tercatat pada Latitude 0.555828° dan Longitude 101.572742°. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi wilayah relatif aman. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap.
Meski kondisi terpantau nihil, kewaspadaan tetap menjadi perhatian. Sertu S. Hermanto bersama warga terus mengingatkan pentingnya mencegah kebakaran sejak dini, termasuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya api atau asap.
Patroli tersebut tidak hanya menjadi kegiatan pemantauan, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat. Edukasi dan komunikasi secara berkelanjutan dinilai penting karena kebakaran lahan dapat berkembang dengan cepat apabila tidak segera ditangani.
Keterlibatan MPA dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Masyarakat yang berada paling dekat dengan wilayah rawan memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan serta memberikan informasi apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Pencegahan Karhutla menjadi penting mengingat dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kualitas udara, kesehatan masyarakat, transportasi serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Melalui patroli rutin dan komunikasi dengan masyarakat, Babinsa bersama unsur terkait terus mendorong terciptanya kewaspadaan bersama. Upaya tersebut diharapkan mampu mencegah munculnya titik api sekaligus menjaga wilayah Tenayan Raya tetap aman dari ancaman Karhutla.
Kegiatan ini juga menunjukkan peran Babinsa dalam mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat melalui langkah-langkah preventif di wilayah binaannya.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya