Lewat Komunikasi Santai, Babinsa Ajak Warga Bersama Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru Serma J. Tanjung duduk bersama warga di salah satu warung di Jalan Rawa Bening, Kamis (20/8/2026).
Pekanbaru - Cuaca panas yang terasa menyengat menjadi perhatian warga di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Kondisi tersebut turut menjadi bahan pembicaraan saat Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru Serma J. Tanjung duduk bersama warga di salah satu warung di Jalan Rawa Bening, Kamis (20/8/2026).
Dalam suasana santai, Serma J. Tanjung bersama sejumlah warga terlihat duduk satu meja sambil berbincang. Pembahasan tidak sekadar mengenai kondisi cuaca, tetapi berkembang pada meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ketika suhu udara tinggi dan kondisi lingkungan cenderung kering.
Serma J. Tanjung mengatakan cuaca panas perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap sumber-sumber api yang berpotensi memicu kebakaran.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah karhutla, terutama dengan tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan menggunakan cara membakar.
“Cuaca panas seperti sekarang membuat kita harus lebih waspada. Jangan sampai ada aktivitas pembakaran yang kemudian tidak terkendali dan merembet ke lahan di sekitarnya,” ujar Tanjung.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala dan segera memastikan sumber api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.
Selain berpotensi merusak lingkungan, karhutla juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap kesehatan. Karena itu, kewaspadaan menjadi langkah awal yang perlu dilakukan bersama.
Salah seorang warga mengatakan, kondisi cuaca panas memang membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap kemungkinan munculnya kebakaran.
Warga menilai imbauan Babinsa penting, terutama untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Warga lainnya juga menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Menurutnya, apabila menemukan adanya pembakaran berpotensi membahayakan lingkungan, masyarakat perlu saling mengingatkan dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.
Di tempat terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan kondisi cuaca panas menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi dalam upaya pencegahan karhutla.
Ia meminta Babinsa terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan secara sembarangan.
“Pencegahan karhutla tidak bisa hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan sejak awal, terutama ketika cuaca panas dan kondisi lahan mulai mengering,” kata Tayung.
Menurutnya, pendekatan langsung kepada masyarakat seperti yang dilakukan Serma J. Tanjung merupakan bagian dari langkah preventif. Melalui komunikasi yang dilakukan di lingkungan warga, pesan pencegahan dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah dipahami.
Danramil juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi