Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 08/RB Sisir Wilayah Rawan Kebakaran
Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Kopda Apri Andalan Siregar bersama satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA),
Pekanbaru - Kabut asap tipis menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru pada pagi hari, Rabu (19/8/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat kewilayahan, mengingat paparan asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama berisiko menimbulkan gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Sebagai langkah pencegahan, Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Kopda Apri Andalan Siregar bersama satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA), melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Tengku Maharatu, RT 03/RW 02, Kelurahan Maharani, Kecamatan Rumbai Barat.
Dalam patroli tersebut, Babinsa menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, khususnya di wilayah yang masuk dalam kategori rawan Karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu Karhutla. Mengingat kondisi udara saat ini terdapat kabut asap tipis, masyarakat juga diharapkan menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan yang penting,” ujarnya.
Siregar menambahkan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah diharapkan tetap memperhatikan kondisi kesehatan serta menggunakan perlindungan yang diperlukan apabila kualitas udara memburuk.
Sementara itu, personel MPA yang ikut dalam kegiatan patroli mengatakan pemantauan lingkungan dilakukan secara berkala, terutama pada lokasi dianggap memiliki potensi terjadinya Karhutla.
“Patroli ini penting dilakukan untuk mendeteksi lebih awal apabila ada tanda-tanda kebakaran. Kami juga mengajak masyarakat segera melaporkan jika melihat adanya kepulan asap atau titik api,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di wilayah tersebut, hingga patroli dilaksanakan tidak ditemukan adanya titik panas maupun indikasi kebakaran. Hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap juga nihil.
Adapun koordinat wilayah yang menjadi perhatian dalam pemantauan Karhutla berada pada Lat 0.587389° dan Long 101.377848°.
Danramil 08/Rumbai Barat, Kapten Inf Simon Petrus Ginting, saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya aparat.
“Patroli dan pemantauan akan terus dilakukan, terutama di wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Menurut Danramil, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena kebakaran lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat segera melaporkan kepada Babinsa, MPA atau pihak terkait apabila menemukan titik api maupun asap. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula bisa dilakukan penanganan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari satu orang TNI dan satu orang MPA dengan menggunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana patroli.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat