Gerak Cepat Babinsa dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Payung Sekaki
Babinsa Kelurahan Labuh Baru Barat Koramil 03/Senapelan Kodim 0301/Pekanbaru Sertu Romi Saputra langsung turun ke lokasi bersama unsur gabungan untuk melakukan pemadaman
Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini, kobaran api muncul di kawasan Jalan Soekarno Hatta RT 006/RW 008, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (19/08/2026). Api yang ditemukan di lahan tersebut bahkan sempat meluas dan terdorong hembusan angin sehingga berpotensi membakar area yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.
Merespons kondisi tersebut, Babinsa Kelurahan Labuh Baru Barat Koramil 03/Senapelan Kodim 0301/Pekanbaru Sertu Romi Saputra langsung turun ke lokasi bersama unsur gabungan untuk melakukan pemadaman. Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD Kota Pekanbaru, Damkar serta masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan 1 titik hotspot, 2 titik api dan 2 titik asap. Berdasarkan hasil pemantauan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare. Kondisi api yang tertiup angin membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi agar kobaran tidak menjalar ke bagian lahan lainnya.
Sertu Romi Saputra bersama personel gabungan kemudian bergerak melakukan penyekatan, pemadaman dan pendinginan. Air disemprotkan secara bertahap ke titik-titik api yang masih menyala, sementara area yang telah terbakar terus dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Dalam operasi tersebut, sejumlah peralatan digunakan untuk mempercepat penanganan. Tim Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, sementara BPBD Kota Pekanbaru turut menurunkan satu unit Mini Strike atau mobil air. Selain itu, digunakan pula empat buah selang berukuran 1,5 inci untuk menjangkau titik-titik api di area yang terbakar.
Kekuatan personel di lapangan berasal dari berbagai unsur. Babinsa hadir mewakili TNI, Bhabinkamtibmas bersama anggota Polsek Payung Sekaki mewakili Polri, kemudian diperkuat personel BPBD Kota Pekanbaru, anggota Damkar dan warga masyarakat. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman di tengah kondisi api yang sempat meluas akibat tiupan angin.
Tidak ingin api semakin membesar, petugas terus berjibaku hingga seluruh area yang terbakar berhasil ditangani. Dari sekitar 1 hektare lahan yang terbakar, seluruhnya berhasil dilakukan pemadaman. Dengan demikian, tidak terdapat lagi lahan yang tersisa dalam kondisi belum dipadamkan setelah proses penanganan selesai.
Selain memadamkan kobaran api, personel juga melakukan proses pendinginan secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dari bara maupun material yang masih panas di dalam lahan.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Bapak Hamdan, yang beralamat di Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Limapuluh. Berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan, terdapat lahan yang terbakar dan api mengalami perluasan karena terdorong oleh hembusan angin. Sementara itu, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih menjadi perhatian dan perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak terkait.
Kehadiran Babinsa dalam penanganan Karhutla tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat terhadap setiap kejadian kebakaran lahan. Api yang awalnya berada di area terbatas dapat dengan cepat meluas apabila kondisi cuaca dan angin mendukung, sehingga penanganan sejak awal menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih besar.
Masyarakat sekitar juga turut membantu proses penanganan bersama petugas. Kolaborasi antara aparat dan warga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla yang dapat menimbulkan kerugian, mengganggu aktivitas masyarakat serta menurunkan kualitas udara.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 03 Senapelan