TNI-Polri dan Warga Dinginkan Setengah Hektare Lahan Gambut di Gaung
Gaung - Babinsa Simpang Gaung, Sertu Guntur Sempurna, Dari Koramil 05/GAS Kodim 0314/Inhil Melaporkan kegiatan pendinginan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang berlangsung pada hari Rabu, 26 Agustus 2026.
INDRAGIRI HILIR — Tim gabungan TNI, Polri, RPK, MPA dan masyarakat melakukan pendinginan lahan terbakar seluas sekitar 0,5 hektare di Desa Simpang Gaung, wilayah perbatasan Desa Pangkat, Dusun Pisang Lama, Parit Bangun Sari, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (26/8/2026).
Pendinginan dipimpin Babinsa Simpang Gaung Koramil 05/GAS Kodim 0314/Inhil, Sertu Guntur Sempurna, bersama 1 personel TNI, 1 personel Polri, 1 personel RPK, 1 anggota MPA dan sekitar 20 warga.
Tim menyisir area yang terbakar dengan kondisi lahan berupa gambut, semak belukar serta kebun kelapa masyarakat. Karakter tanah gambut menjadi tantangan tersendiri karena bara dapat bertahan di bawah permukaan meski api di atas tanah sudah tidak terlihat.
Karena itu, petugas tidak hanya mencari api terbuka. Penyiraman dilakukan berulang pada sejumlah bagian lahan untuk memastikan bara yang tersisa benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.
“Pendinginan ini penting untuk memastikan kebakaran tidak menyebar kembali dan membahayakan warga sekitar,” ujar Sertu Guntur Sempurna.
Selain melakukan pendinginan, petugas memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan masyarakat mengenai ancaman kebakaran lahan dan hutan. Warga diminta tidak membersihkan atau membuka lahan menggunakan cara membakar, terutama di kawasan gambut dan lokasi yang berdekatan dengan permukiman.
“Kami mengingatkan warga agar lebih waspada dan tidak membakar lahan secara sembarangan,” katanya.
Sertu Guntur juga mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan asap maupun titik api sekecil apa pun. Respons cepat dinilai dapat mencegah kebakaran berkembang dan meluas ke perkebunan atau permukiman.
“Kami berharap warga bisa lebih proaktif dalam melaporkan kejadian kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat,” tuturnya.
Kegiatan pendinginan sekaligus sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mencegah kebakaran kembali muncul di wilayah Gaung. Kolaborasi aparat dan masyarakat menjadi kunci menghadapi karakter lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan hingga ke bagian dalam tanah.
Editor :Tim Sigapnews