Hari Kedua Penanggulangan Karhutla di Tasik Tebing Serai, Helikopter Water Bombing Dikerahkan
TALANG MUANDAU, BENGKALIS – Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dipimpin Koramil 03/Mandau melanjutkan operasi pemadaman di Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kegiatan pada Sabtu (29/8/2026) ini merupakan hari kedua penanganan kebakaran yang melanda kawasan hutan GSK di atas tanah gambut tebal.
Titik kebakaran berada di RT 02 RW 04, Jalan Tobing Soai KM 75, dengan koordinat 1°7'46"LU 101°38'35"BT. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±10 hektare, yang baru berhasil dipadamkan ±2 hektare, sehingga tersisa ±8 hektare yang masih terus ditangani.
Kekuatan Personel & Peralatan:
Tim gabungan terdiri dari Koramil 03/Mandau 7 orang, Polsek Pinggir 7 orang, MPA 4 orang, BBKSDA 6 orang, BPBD 4 orang, RPK 5 orang, serta unsur masyarakat 2 orang. Untuk mempercepat pemadaman, dikerahkan 4 unit mini Strecker, 16 gulung selang panjang, serta 1 unit helikopter Water Bombing dari udara.

Kendala di Lapangan:
Kondisi lahan gambut tebal menjadi tantangan utama, diperparah jarak lokasi ±80 km dari markas Koramil, arah angin kencang yang berubah-ubah, sumber air yang terbatas, serta cuaca panas yang terus menyengat. Hal ini membuat api sulit dipadamkan sepenuhnya dan mudah menyala kembali.
Kondisi Terkini:
Hingga akhir kegiatan, titik api dan asap masih terlihat di beberapa bagian lahan. Tim tetap berada di lokasi untuk melanjutkan pendinginan dan pemadaman secara menyeluruh. Penyebab kebakaran serta status kepemilikan lahan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Koramil 03/Mandau mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat karakteristik tanah gambut yang sangat sulit dipadamkan dan dapat berkobar kembali kapan saja. (Mil 03)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 03 Mandau