Tim Mabes TNI Uji Kesiapan Damkar dan Penyuluhan Karhutla di Kandis
Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI turun langsung mengecek kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Kodim 0322/Siak di Aula Kebun Ujung Tanjung PT Ivomas T
Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI turun langsung mengecek kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Kodim 0322/Siak. Kegiatan berlangsung di Aula Kebun Ujung Tanjung PT Ivomas Tunggal, Kelurahan Kandis Kota, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (8/9/2026).
Tim yang dipimpin Laksamana Pertama Priyambodo, S.H., selaku Kepala Tim Penyuluh, bersama empat anggota lainnya, meninjau langsung kesiapan sarana pendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dimiliki PT Ivomas Tunggal.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan peralatan pemadam kebakaran dalam kondisi siap digunakan menghadapi potensi Karhutla, terutama saat kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Koordinator SPO PT Ivomas Tunggal, Dani Indrawan, memaparkan kondisi dan kesiapan sarana serta prasarana pemadam kebakaran yang tersedia di lingkungan perusahaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi pemadaman kebakaran oleh Tim KTD. Simulasi itu menjadi perhatian peserta karena memperlihatkan secara langsung kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi situasi kebakaran di lapangan.
Setelah pengecekan dan simulasi, Tim Penyuluhan Mabes TNI memberikan pembekalan tentang pencegahan dan penanggulangan Karhutla kepada peserta yang terdiri dari Regu Pemadam Kebakaran (RPK), Masyarakat Peduli Api (MPA), serta staf PT Ivomas Tunggal.
Laksamana Pertama Priyambodo menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Pencegahan harus menjadi langkah utama. Kesiapan personel, peralatan dan kemampuan masyarakat sangat menentukan keberhasilan kita dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Deteksi dini serta kemampuan melakukan tindakan cepat menjadi faktor penting agar api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Melalui pengecekan sarpras, simulasi pemadaman dan penyuluhan tersebut, Tim Mabes TNI berharap seluruh unsur di Kecamatan Kandis semakin siap menghadapi potensi Karhutla.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas bahwa pencegahan Karhutla tidak cukup hanya dengan imbauan. Kesiapan nyata di lapangan menjadi kunci untuk menjaga wilayah Siak dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 05/Pwk Kandis