Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa dan MPA Sisir Gemala Sari Sambil Edukasi Warga
MERANTI – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Kodim 0303/Bengkalis bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) di wilayah Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Praka James Gulo, bersama personel MPA melaksanakan patroli Karhutla di wilayah Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Selasa (15/9/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah kawasan yang berpotensi terjadi kebakaran, sekaligus memantau kondisi lahan dan lingkungan sekitar. Kehadiran Babinsa bersama MPA tidak hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Praka James Gulo mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan. Masyarakat juga diajak segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian seluruh pihak. Babinsa bersama MPA akan terus berada di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman sekaligus mengajak warga menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
“Patroli ini bukan hanya untuk melihat kondisi lahan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mengedukasi masyarakat. Kami mengajak warga untuk bersama-sama mencegah Karhutla dan tidak melakukan pembakaran lahan, karena dampaknya bisa merugikan masyarakat serta merusak lingkungan,” ujar Praka James Gulo.
Ia menambahkan, kewaspadaan harus terus dijaga, khususnya ketika kondisi lahan mulai kering. Jika ditemukan indikasi kebakaran, penanganan sejak awal akan lebih mudah dilakukan sehingga api tidak meluas.
“Kalau ada asap atau titik api, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula bisa ditangani,” tegasnya.
Melalui patroli dan edukasi secara langsung, Babinsa berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan. Sinergi antara TNI, MPA dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk menjaga wilayah Kecamatan Rangsang tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(Ramil02TT)
Editor :Tim Sigapnews