Tim Penyuluh Mabes TNI Gencarkan Sosialisasi Karhutla di Desa Tanah Merah
RANGSANG PESISIR — Tim Penyuluh Mabes TNI terus bergerak menyampaikan edukasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
Kali ini, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, dengan Tim Penyuluh Mabes TNI dipimpin Mayor Ckm Subekan. Kegiatan turut didampingi Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri Nasution bersama Babinsa.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari langkah TNI dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai bahaya Karhutla, khususnya terkait larangan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu meluasnya kebakaran di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.
Di hadapan masyarakat, Tim Penyuluh Mabes TNI memberikan edukasi agar setiap warga tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diajak segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi terjadinya Karhutla di wilayahnya.
Mayor Ckm Subekan menegaskan bahwa pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Menurutnya, TNI tidak hanya hadir ketika terjadi kebakaran, tetapi juga aktif melakukan edukasi agar kebakaran dapat dicegah sejak awal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Tanah Merah untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum api meluas,” tegas Mayor Ckm Subekan.
Ia menambahkan, kondisi geografis dan karakteristik lahan di wilayah pesisir membutuhkan kewaspadaan bersama. Peran masyarakat menjadi sangat penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan dapat mengetahui lebih awal apabila muncul potensi kebakaran.
Sementara itu, Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri Nasution menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan sosialisasi dan pencegahan Karhutla yang dilaksanakan Tim Penyuluh Mabes TNI.
“Kami bersama Babinsa akan terus berada di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman sekaligus mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan harus dilakukan bersama, karena Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapten Arh Efri Nasution.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana komunikatif. Masyarakat diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kondisi lingkungan serta potensi kerawanan Karhutla di wilayah Desa Tanah Merah.
Melalui sosialisasi ini, TNI berharap kesadaran masyarakat semakin kuat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan. Dari Desa Tanah Merah, pesan pencegahan terus digaungkan: jangan bakar lahan, jaga lingkungan, dan segera laporkan setiap potensi kebakaran.(Ramil02TT)
Editor :Tim Sigapnews