Danramil 05/Bukit Batu Dampingi Tim Mabes TNI Cek Lokasi Bekas Karhutla dan Edukasi Warga
BENGKALIS – Danramil 05/Bukit Batu Kapten Inf Ucok Doni Samosir mendampingi Tim Penyuluhan Mabes TNI melaksanakan pengecekan lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus memberikan edukasi pencegahan Karhutla di Dusun Bhakti Tanjung, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya pada kawasan yang sebelumnya telah mengalami kebakaran. Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi lahan secara langsung sekaligus memastikan potensi munculnya kembali titik api dapat diantisipasi.
Tim Penyuluhan Mabes TNI yang turun ke lapangan terdiri dari Kolonel Pnb Taufiq E., Kolonel Laut (P) Arif Budi dan Mayor Inf Mursyid. Mereka bersama Danramil 05/Bukit Batu serta unsur terkait melaksanakan patroli di lokasi bekas Karhutla.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Manggala Agni, RPK PT. BBHA, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Babinsa. Total sebanyak 16 personel terlibat dalam kegiatan patroli dan pemantauan tersebut.
Kapten Inf Ucok Doni Samosir mengatakan, pengecekan lokasi bekas kebakaran penting dilakukan secara berkelanjutan karena lahan yang pernah terbakar masih memiliki potensi terjadi kebakaran kembali, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering.
“Lokasi yang pernah terbakar tetap menjadi perhatian kita. Kami bersama Tim Mabes TNI dan seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan agar apabila ada indikasi munculnya api dapat segera diketahui dan ditangani,” ujar Kapten Inf Ucok Doni Samosir.
Selain melakukan pengecekan, Tim Mabes TNI bersama unsur kewilayahan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan agar tidak terjadi pembakaran lahan secara sembarangan.
Danramil menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan bukan hanya tugas TNI dan petugas pemadam. Masyarakat juga memiliki peran penting. Jika melihat adanya asap atau titik api, segera laporkan kepada Babinsa maupun aparat terkait agar bisa ditangani sejak awal,” tegasnya.
Menurutnya, sinergi antara TNI, Manggala Agni, RPK, MPA dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
Kehadiran Tim Penyuluhan Mabes TNI di Desa Tanjung Leban sekaligus memperkuat langkah bersama dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mencegah kebakaran, menjaga lahan dan lingkungan, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dari dampak Karhutla.
“Kita ingin wilayah Tanjung Leban tetap aman. Jangan sampai kebakaran yang sudah pernah terjadi kembali terulang. Lebih baik kita mencegah sejak dini daripada harus menghadapi kebakaran yang lebih besar,” pungkas Danramil 05/Bukit Batu.(Ramil05BB)
Editor :Tim Sigapnews