Sertu Rambe Pimpin Pemadaman Karhutla: “Api Harus Segera Dipadamkan”
Asap pekat dan panasnya lahan gambut tidak menyurutkan langkah Babinsa Koramil 05/Bukit Batu, Sertu Rambe, untuk turun langsung memimpin pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Dusun Sukajadi RT 004/RW 002, Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.
Memasuki hari kedua, Sabtu (5/9/2026), Sertu Rambe bersama personel gabungan kembali berjibaku mengendalikan kobaran api yang membakar semak belukar dan kebun sawit milik HGU TKWL.
“Karhutla harus segera dipadamkan. Jangan beri kesempatan api meluas dan merambat ke wilayah lainnya,” tegas Sertu Rambe saat memimpin tim di lokasi.
Kondisi di lapangan bukan perkara mudah. Lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang memiliki potensi api merambat di bawah permukaan tanah. Cuaca panas, angin yang cukup kuat serta keterbatasan sumber air turut menjadi tantangan bagi petugas.
Namun kondisi tersebut tidak membuat tim berhenti. Dengan mengandalkan tiga unit mesin Robin, lima unit ministriker serta dukungan dua unit alat berat Hitachi, personel gabungan terus menyasar titik-titik api dan melakukan penyiraman serta pendinginan.
Sekitar 5 hektare lahan terdampak kebakaran. Hingga proses penanganan berlangsung, sekitar 1 hektare berhasil dipadamkan, sementara kurang lebih 4 hektare masih dalam proses pemadaman.
Personel terlibat dalam penanganan Karhutla, terdiri dari TNI, Polri, MPB, pemerintah desa, masyarakat, perusahaan TKWL dan Manggala Agni.
Bagi Sertu Rambe, pemadaman bukan sekadar menjalankan tugas. Setiap titik api yang berhasil dikendalikan berarti satu langkah untuk melindungi masyarakat dan mencegah kebakaran semakin meluas.
Bersama seluruh unsur yang terlibat, ia terus memastikan pemadaman dilakukan secara maksimal. Titik-titik yang telah berhasil dikendalikan juga dilakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali api, khususnya di kawasan gambut.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
Sertu Rambe dan tim tidak berhenti sebelum api benar-benar terkendali. Di tengah panas dan asap, satu tujuan mereka tetap sama: memadamkan api dan mencegah Karhutla meluas.(Ramil05BB)
Editor :Tim Sigapnews