Babinsa Koramil 06/Sukajadi Hadiri MTQ Kelurahan Delima, Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an
Serka Toni Efendi mengatakan pelaksanaan MTQ menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda.
Pekanbaru - Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kelurahan Delima Tahun 2026 resmi dibuka di Masjid Rahman, Gang Patma, Jalan Srikandi RT 01/RW 01, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Babinsa Kelurahan Delima Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Toniefendi, bersama Camat Binawidya, Sekcam, Plt Lurah Delima, Bhabinkamtibmas, unsur LPM, para lurah se-Kecamatan Binawidya, pengurus masjid, RT/RW, tokoh agama, masyarakat dan pemuda, dewan juri serta peserta MTQ.
Pembukaan berlangsung dengan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari tari persembahan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, sambutan Ketua Panitia hingga sambutan Camat Binawidya sekaligus pembukaan MTQ. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan ditutup.
Berdasarkan laporan panitia, jumlah peserta yang mengikuti MTQ sebanyak 84 orang. Dari data rincian yang disampaikan, peserta terdiri atas 47 orang cabang Tilawah dan 33 orang cabang Tahfiz.
Serka Toni Efendi mengatakan pelaksanaan MTQ menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda.
“MTQ bukan hanya tentang perlombaan mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mendorong anak-anak serta generasi muda untuk terus mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Serka Toniefendi.
Ia menambahkan kehadiran Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti MTQ juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
“Kami mengapresiasi panitia, para peserta, orang tua dan seluruh masyarakat yang ikut mendukung kegiatan ini. Semoga pelaksanaannya berjalan tertib dan lancar hingga selesai,” katanya.
Salah seorang warga Kelurahan Delima menyambut baik pelaksanaan MTQ tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an sekaligus membangun keberanian tampil di tengah masyarakat.
“Kami senang ada kegiatan seperti ini karena anak-anak punya kesempatan untuk belajar dan menunjukkan kemampuan mereka. Mudah-mudahan kegiatan ini terus dilaksanakan dan semakin banyak generasi muda yang tertarik mempelajari Al-Qur’an,” ujarnya.
Terpisah, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan.
“Babinsa harus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus memperkuat komunikasi dan hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Kapten Tayung.
Ia berharap MTQ tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan, tetapi dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda.
“Kita berharap melalui kegiatan seperti ini akan tumbuh generasi yang memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau panitia,” pungkasnya.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi