Babinsa Koramil 04/Lph Sisir Titik Rawan Karhutla Rumbai Timur, Hotspot dan Titik Api Nihil
Patroli dilakukan bersama empat personel Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan menggunakan satu unit sepeda motor patroli (SPM).
Pekanbaru – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran Kodim 0301/Pekanbaru. Babinsa Kelurahan Lembah Sari Koramil 04/Lph, Kodim 0301/Pbr, Peltu Aswardi, turun langsung ke sejumlah kawasan yang dinilai rawan Karhutla di wilayah Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, Jum'at (18/9/2026).
Kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Patroli dilakukan bersama empat personel Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan menggunakan satu unit sepeda motor patroli (SPM).
Dalam kegiatan tersebut, Peltu Aswardi tidak hanya melakukan pemantauan kondisi wilayah, tetapi juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi dan lahan yang rentan terbakar.
Patroli menyasar sejumlah jalur dan kawasan di wilayah Kelurahan Lembah Sari dan Kelurahan Sungai Ambang, Kecamatan Rumbai Timur. Rute pertama berada di Jalan Lingkar Danau Buatan Ujung, Kelurahan Lembah Sari.
Dari kawasan tersebut, patroli dilanjutkan menuju Jalan Family Raya RT 01/RW 06, Kelurahan Lembah Sari, kemudian menyisir Jalan Pramuka Ujung Perumahan Indah Permai RT 03/RW 10. Selanjutnya, tim bergerak menuju Jalan Kemping RT 01/RW 02, Kelurahan Sungai Ambang.
Pemantauan kemudian dilanjutkan di sepanjang Jalan Lingkar Danau Buatan, kawasan Dermaga I dan Dermaga II, Kelurahan Sungai Ambang. Tim juga menyisir Jalan Pramuka Ujung, kawasan Danau Bandar Khayangan, hingga menuju Jalan Cipta Nusa RT 01/RW 01, kawasan Dermaga II Danau Buatan, Kelurahan Sungai Ambang.
Peltu Aswardi bersama personel MPA melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi lingkungan di sepanjang jalur patroli. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk memastikan tidak adanya aktivitas maupun kondisi yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Selain patroli, sosialisasi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi titik api maupun kepulan asap di wilayah sekitar.
Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi salah satu bentuk kesiapsiagaan TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi potensi Karhutla. Dengan patroli secara langsung, kondisi wilayah dapat dipantau sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan, MPA dan masyarakat.
Dalam pemantauan kali ini, titik koordinat yang menjadi bagian dari pemantauan Karhutla berada di Latitude 0.580296° dan Longitude 101.469788°.
Hasil patroli menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman. Hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap nihil. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.
Peltu Aswardi menegaskan melalui kegiatan patroli tersebut pentingnya kewaspadaan bersama. Pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.
Kolaborasi antara Babinsa dan MPA juga menjadi kekuatan penting dalam melakukan pemantauan kawasan rawan. Dengan personel yang turun langsung menyisir wilayah, potensi kebakaran dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Patroli berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla berjalan tertib, aman dan lancar, dengan hal-hal menonjol nihil.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Babinsa Koramil 04/Lph dalam menjaga wilayah binaan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Rumbai Timur.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Limapuluh