Dari Sungai Selari, Babinsa Nyalakan Semangat Pancasila di Tengah Warga
Babinsa Koramil 05/Bukit Batu, Sertu Edi Saputra melaksanakan sosialisasi Kampung Pancasila bersama masyarakat Desa Sungai Selari
BENGKALIS - Menanamkan nilai-nilai Pancasila tidak harus selalu melalui kegiatan formal. Dari ruang pertemuan dan interaksi sederhana bersama warga, semangat persatuan dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal itulah yang dilakukan Babinsa Koramil 05/Bukit Batu, Sertu Edi Saputra, saat melaksanakan sosialisasi Kampung Pancasila bersama masyarakat Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari berbagai elemen di desa binaan. Dalam suasana penuh keakraban, Babinsa mengajak warga kembali memahami pentingnya Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Sertu Edi Saputra menyampaikan bahwa nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti saling menghormati, menjaga kerukunan, membantu sesama, mengutamakan musyawarah dan mempertahankan persatuan.
“Pancasila harus terasa dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika warga saling menghargai, mau bergotong royong dan peduli terhadap sesama, di situlah nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup di tengah masyarakat,” ujar Sertu Edi Saputra.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan yang ada di lingkungan sekitar.
“Perbedaan adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Yang terpenting bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan dan persatuan. Mari kita mulai dari lingkungan desa, dari keluarga dan dari kepedulian terhadap tetangga,” tambahnya.
Menurutnya, keberadaan Kampung Pancasila bukan sekadar sebuah nama, melainkan menjadi sarana untuk membangun kesadaran bersama agar nilai-nilai luhur Pancasila semakin kuat diterapkan oleh masyarakat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus mempererat komunikasi dengan warga. Pendekatan secara langsung dan humanis menjadi bagian dari pembinaan wilayah, sehingga pesan kebangsaan dapat diterima masyarakat dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan mereka.(Ramil05BB)
Editor :Tim Sigapnews