Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Babinsa dan Camat Sukajadi Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Pekanbaru - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru mendorong pemerintah kecamatan bersama TNI-Polri mengambil langkah perlindungan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembagian masker kepada pengguna jalan dan warga yang melintasi di depan Kantor Camat Sukajadi, Jalan Ahmad Yani, Jumat (16/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu melibatkan Babinsa Kelurahan Kampung Tengah, Sertu Th Batuara, dari Koramil 06/Sukajadi, Kodim 0301/Pekanbaru bersama Camat Sukajadi Adri Hidayat Saputra, S.STP., M.IP., Ketua TP PKK Kecamatan Sukajadi Kartika Mentari, S.STP., M.Si., para lurah, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Sukajadi.
Petugas membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di sepanjang Jalan Ahmad Yani, khususnya di depan kantor kecamatan. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian lintas sektor untuk membantu mengurangi paparan langsung partikel pencemar udara di tengah kondisi kabut asap yang belum membaik.
Dampak asap karhutla menjadi perhatian karena paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi tenggorokan, serta mata perih. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia dan orang dengan gangguan pernapasan, perlu mendapat perhatian lebih selama kualitas udara memburuk.
Situasi tersebut juga berdampak terhadap kegiatan masyarakat, termasuk pendidikan. Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara. Pelaksanaan kebijakan dan cakupan sekolah yang terdampak perlu merujuk pada pengumuman resmi dinas terkait.
Babinsa Kelurahan Kampung Tengah, Sertu Th Batuara mengatakan pembagian masker merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap.
“Kami bersama pemerintah kecamatan dan unsur TNI-Polri berupaya membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap. Kami mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, menggunakan masker saat harus bepergian, serta menjaga kesehatan, terutama anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Sertu Th Batuara.
Salah seorang pengguna jalan yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pembagian masker sangat membantu masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah meskipun udara sedang diselimuti asap.
“Pembagian masker ini sangat bermanfaat bagi kami harus tetap bekerja dan bepergian. Mudah-mudahan kondisi udara segera membaik sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ditemui di ruang kerjanya, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung menekankan pentingnya kerjasama antara TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam merespons dampak kabut asap.
Menurut dia, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat perlu diwujudkan melalui langkah konkret, disertai imbauan agar warga tetap waspada selama kualitas udara belum pulih.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan sekitar.
"Pencegahan karhutla dinilai penting agar sumber pencemaran asap tidak terus bertambah dan dampaknya terhadap kesehatan maupun aktivitas masyarakat dapat ditekan," ungkap Danramil.
Melalui pembagian masker tersebut, unsur pemerintah kecamatan bersama TNI-Polri berharap masyarakat lebih terlindungi saat beraktivitas di luar ruangan.
Di tengah kabut asap yang belum mereda, upaya perlindungan warga perlu berjalan beriringan dengan pencegahan karhutla dan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi