Cegah Banjir di Tenayan Raya, Babinsa dan Warga Tinjau Normalisasi Sungai Teleju
Pekanbaru – Menjaga sungai tetap berfungsi dengan baik menjadi salah satu langkah penting dalam melindungi lingkungan dan permukiman warga dari ancaman banjir. Semangat inilah yang terlihat saat Babinsa Kelurahan Bambu Kuning bersama unsur pemerintah dan masyarakat meninjau kegiatan normalisasi Sungai Teleju di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (16/10/2026).
Peninjauan berlangsung di Jalan 45 atau Jalan Kampung Baru, Kelurahan Bambu Kuning. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan sungai yang melintasi tiga kelurahan, yakni Bambu Kuning, Rejosari, dan Industri Tenayan.
Babinsa Kelurahan Bambu Kuning, Praka Dio Gones, hadir bersama jajaran pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, ketua RW, dan tokoh masyarakat. Mereka bersama-sama meninjau kondisi sungai sekaligus membangun komunikasi agar upaya mengurangi risiko banjir dapat berjalan dengan dukungan semua pihak.
Turut hadir Lurah Bambu Kuning Beny Wahyudi, S.P., Lurah Industri Tenayan Suwandi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bambu Kuning Aipda Febri, Ketua RW 2 Kelurahan Industri Tenayan Safari, S.Ag., Ketua RW 09 Kelurahan Bambu Kuning Parwoto, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai, kelancaran aliran air merupakan hal penting, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Karena itu, normalisasi Sungai Teleju menjadi perhatian bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mengingat alirannya melintasi sejumlah wilayah kelurahan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pendampingan kewilayahan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat. Melalui komunikasi dan kebersamaan, berbagai persoalan lingkungan diharapkan dapat dibahas serta ditangani secara lebih terkoordinasi.
Selain mendukung penanganan sungai, masyarakat juga diharapkan memiliki kepedulian untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah ke sungai dan menjaga area sekitar aliran air, merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mencegah penyumbatan yang dapat memperburuk genangan.
Normalisasi Sungai Teleju diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan di kawasan sekitarnya. Meski demikian, upaya pencegahan banjir tetap membutuhkan perawatan berkelanjutan, pengawasan lingkungan, serta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
Selama peninjauan berlangsung, kegiatan berjalan aman dan kondusif. Sinergi yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi wujud kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih, nyaman, dan aman bagi warga.
Melalui langkah bersama tersebut, pencegahan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat kewilayahan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Sebab, sungai yang terjaga dan lingkungan yang dirawat merupakan bagian penting dari upaya melindungi kehidupan serta kenyamanan warga Pekanbaru.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya