Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Koramil 06/Senayang Edukasi Warga Tajur Biru
Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Koramil 06/Senayang Edukasi Warga Tajur Biru
Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Koramil 06/Senayang Edukasi Warga Tajur Biru
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 06/Senayang, Serma Rocky, melaksanakan sosialisasi dan imbauan tentang bahaya Karhutla beserta langkah mitigasi dan pencegahannya kepada warga Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga wilayah tetap aman, sehat, dan lestari.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Rocky memberikan pemahaman mengenai berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan, mulai dari kerusakan ekosistem, hilangnya vegetasi, terganggunya habitat satwa, hingga penurunan kualitas udara yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Selain itu, Karhutla juga berpotensi mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi warga serta menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, khususnya ketika kondisi lingkungan kering dan rawan terbakar.
Sebagai langkah mitigasi dan pencegahan, Babinsa mengajak warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api yang masih menyala di area terbuka, serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan sumber panas. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada aparat desa, Babinsa, maupun pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau titik api di wilayahnya. Deteksi dini, penyampaian informasi secara cepat, dan koordinasi antarelemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Serma Rocky menyampaikan bahwa **pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat**. “Kami mengimbau seluruh warga Desa Tajur Biru agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dengan alasan apa pun. Mari kita tingkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan, dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi kebakaran. Menjaga lingkungan bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab kita dalam melindungi kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi penerus,” pesannya. Sejalan dengan itu, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan terus memperkuat komunikasi serta bekerja sama dengan Babinsa dan unsur terkait dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Koramil 06/Senayang berharap kesadaran dan kepedulian warga terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, bersih, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Temiang Pesisir. Upaya tersebut sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana peran Babinsa tidak hanya mendukung pemeliharaan keamanan wilayah, tetapi juga menjadi penggerak kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan. Dengan semangat gotong royong, disiplin, dan tanggung jawab bersama, masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah Karhutla sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara serta menjaga kelestarian alam Indonesia untuk generasi mendatang.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/TPI