Tangkal Hoaks dan Provokasi, Babinsa Desa Mamut Gaungkan Semangat Nasionalisme dan Bela Negara
Tangkal Hoaks dan Provokasi, Babinsa Desa Mamut Gaungkan Semangat Nasionalisme dan Bela Negara
Tangkal Hoaks dan Provokasi, Babinsa Desa Mamut Gaungkan Semangat Nasionalisme dan Bela Negara
Dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat, Babinsa Koramil 06/Senayang, Sertu M. Hasan Mubarok, melaksanakan sosialisasi dan penyampaian imbauan kepada warga binaan di Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan komunikasi sosial tersebut merupakan bagian dari pelatihan teritorial TNI AD untuk mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, menjaga kerukunan, serta memperkokoh komitmen bersama dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam pengungkapannya, Sertu M. Hasan Mubarok menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh serta menyebarkan informasi. Namun kemajuan tersebut juga perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan separatisme yang dapat memicu perpecahan jika tidak disikapi secara bijaksana. Menurutnya, perbedaan suku, agama, ras, golongan, pandangan, dan latar belakang kehidupan hendaknya bukan menjadi alasan untuk saling bermusuhan, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis berdasarkan nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI.
Babinsa juga mengingatkan bahwa penyebaran berita bohong atau hoaks, provokasi, serta informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, bahkan kejadian di tengah masyarakat. Oleh karena itu, warga Desa Mamut diimbau agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat menghasut, serta tidak langsung meneruskan berita sebelum memastikan kebenaran dan sumbernya. Masyarakat juga diharapkan membangun budaya literasi digital, mengutamakan dialog ketika menghadapi perbedaan pendapat, dan segera melaporkan konten yang diduga mengandung ancaman atau ajakan kekerasan kepada pihak yang berwenang melalui saluran yang tepat.
“Persatuan dan kesatuan merupakan modal utama dalam menjaga keamanan, kedamaian, serta keutuhan bangsa. Saya mengajak seluruh warga agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menghormati perbedaan, dan bijak dalam menggunakan teknologi informasi. Jangan sampai kita mudah diadu domba oleh berita bohong maupun propaganda yang dapat merusak kerukunan. Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara, tetapi juga melalui sikap saling menghormati, menjaga lingkungan tetap aman, serta berperan aktif menciptakan kehidupan masyarakat yang damai,” ujar Sertu M. Hasan Mubarok dalam imbauannya kepada warga.
Melalui kegiatan ini, Koramil 06/Senayang menekankan pentingnya pembinaan teritorial secara berkelanjutan untuk membangun ketahanan sosial masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu persatuan bangsa. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen warga diharapkan semakin kuat dalam menangkal hasutan serta menjaga kondusivitas wilayah. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mengedepankan semangat gotong royong, dan bertanggung jawab dalam bermedia digital, masyarakat Desa Mamut diharapkan mampu menjadi pelopor kerukunan sekaligus garda terdepan dalam menjaga persatuan, memperkuat nasionalisme, dan mewariskan semangat bela negara kepada generasi penerus demi Indonesia yang aman, damai, dan berdaulat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/TPI








