BABINSA KORAMIL 06/MERBAU BERSAMA MASYARAKAT LAKSANAKAN PATROLI KARHUTLA DI DESA TANJUNG PADANG
Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 06/Merbau, Peltu Suyatno, bersama masyarakat melaksanakan patroli di wilayah rawan kebakaran yang berada di Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (27/10/2026).
Patroli tersebut difokuskan pada kawasan lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat yang berpotensi mengalami kebakaran. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, Peltu Suyatno memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain itu, Babinsa juga melakukan pengecekan sumber air, seperti embung dan kanal, sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Peltu Suyatno menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Karhutla, sehingga wilayah kita tetap aman dan terhindar dari kebakaran,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, seperti munculnya asap atau titik api, agar dapat segera dilakukan langkah penanganan.
Melalui patroli ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu menjaga keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
Dengan sinergi antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan wilayah Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, dapat terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(Ramil06Merbau)
Editor :Tim Sigapnews








