Pengecoran Begisting Jembatan Garuda Terus Dikebut, Kopka Masran Kawal Pembangunan Akses 2.423 Warga
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopka Masran, turut memantau dan mendukung pengerjaan Jembatan Garuda Di Desa Sungai Gayung Kiri.
KEPULAUAN MERANTI – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus menunjukkan progres. Pada Sabtu (7/11/2026), Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopka Masran, turut memantau dan mendukung pengerjaan yang memasuki tahap pengecoran begisting.
Jembatan yang menghubungkan Desa Sungai Gayung Kiri dengan Desa Tanjung Medang tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting yang dinantikan masyarakat. Sebanyak 2.423 jiwa tercatat sebagai penerima manfaat dari pembangunan jembatan ini.
Di lokasi pekerjaan, proses pengecoran begisting terus dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan konstruksi. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat struktur jembatan sebelum memasuki tahapan pembangunan selanjutnya.
Kopka Masran mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda memiliki arti penting bagi masyarakat karena akan membuka akses penghubung yang lebih mudah dan mendukung kelancaran aktivitas warga.
"Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua desa, tetapi menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami berharap pembangunannya berjalan lancar sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh warga," ungkap Kopka Masran.
Menurutnya, kehadiran TNI melalui program pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas antardesa.
Dengan terus berjalannya pembangunan, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap hadirnya akses yang lebih aman, mudah dan mendukung pertumbuhan perekonomian setempat.
Jembatan Garuda terus dibangun, akses masyarakat diperjuangkan. Sebanyak 2.423 jiwa menantikan manfaat nyata dari hadirnya infrastruktur penghubung tersebut.(Ramil02TT)
Editor :Tim Sigapnews








