BATALYON YONIF TP 953
BATALYON YONIF TP 953 Panen Ikan Lele Bersama Masyarakat Sekitar
BATALYON YONIF TP 953 Panen Ikan Lele Bersama Masyarakat
RIAU – Prajurit BATALYON YONIF TP 953 bersama masyarakat melaksanakan kegiatan panen ikan lele sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah binaan, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan panen yang berlangsung di area kolam budidaya milik satuan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan antusiasme warga. Program budidaya ikan lele ini merupakan salah satu upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif.
Ikan lele memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi masyarakat karena harganya terjangkau, mudah dibudidayakan, dan bergizi tinggi. Berikut kandungan utama serta manfaatnya:
1. Protein tinggi
Lele kaya protein yang membantu:
membangun dan memperbaiki jaringan tubuh,
mendukung pertumbuhan anak,
menjaga massa otot pada orang dewasa dan lansia.
Protein lele juga cukup mudah dicerna dibanding beberapa jenis daging merah.
2. Asam lemak omega-3 dan omega-6
Kandungan lemak sehat pada lele bermanfaat untuk:
kesehatan otak,
menjaga fungsi saraf,
membantu kesehatan jantung,
mendukung perkembangan janin dan anak.
Walaupun kandungan omega-3 lele tidak setinggi ikan laut seperti salmon, lele tetap menjadi sumber lemak sehat yang baik dan murah.
3. Vitamin B12
Vitamin ini penting untuk:
pembentukan sel darah merah,
menjaga kesehatan saraf,
membantu mencegah anemia.
4. Mineral penting
Lele mengandung beberapa mineral seperti:
fosfor → membantu kesehatan tulang dan gigi,
selenium → berfungsi sebagai antioksidan,
zat besi → membantu mencegah kekurangan darah,
kalium → membantu menjaga tekanan darah.
5. Kalori relatif terjangkau
Lele memberikan energi yang cukup tanpa kandungan kalori berlebihan jika diolah dengan sehat, misalnya:
dikukus,
dibakar,
atau dimasak bening.
Manfaat bagi warga masyarakat
Karena kandungan gizinya, konsumsi lele dapat membantu:
meningkatkan asupan protein keluarga,
mendukung pencegahan stunting pada anak,
menjadi sumber pangan bergizi dengan harga ekonomis,
mendukung ketahanan pangan desa dan usaha budidaya masyarakat.
Namun, cara pengolahan juga penting. Lele yang terlalu sering digoreng dengan minyak berulang dapat mengurangi manfaat kesehatannya.
Komandan BATALYON YONIF TP 953 dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ikan lele ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal satuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kami berharap hasil budidaya ikan lele ini dapat memberikan manfaat ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Yonif TP 953 bersama warga turun langsung ke kolam untuk melakukan proses panen. Suasana penuh keakraban terlihat ketika prajurit dan masyarakat bekerja sama mengangkat hasil panen ikan lele yang telah dibudidayakan selama beberapa bulan terakhir.
Hasil panen kemudian dibagikan kepada masyarakat dan sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi bersama. Warga mengaku senang dan mengapresiasi program yang dijalankan oleh Yonif TP 953 karena dinilai mampu membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya perikanan air tawar.
Salah seorang warga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh prajurit TNI kepada masyarakat sekitar.
“Kami merasa terbantu dengan adanya program budidaya ikan lele ini. Selain bisa belajar cara beternak ikan, kami juga dapat menikmati hasil panennya bersama-sama,” katanya.
Selain budidaya ikan lele, BATALYON YONIF TP 953 juga terus mengembangkan berbagai program ketahanan pangan lainnya seperti pertanian, perkebunan, dan peternakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Editor :Tim Sigapnews