Babinsa Hadiri Pelayuran Jalur, 500 Warga Padati Desa Titian Modang
Babinsa Koramil setempat, Sertu Desma Dedi, hadir langsung di tengah-tengah warga, memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Babinsa Hadiri Pelayuran Jalur, 500 Warga Padati Desa Titian Modang
Teluk Kuantan - sebanyak ±500 warga menghadiri acara Pelayuran Jalur atau Pendiangan Jalur Suluah Bendang Dalam Nagori yang berlangsung di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa malam (05/05/2026) pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini juga turut menghadirkan Babinsa Sertu Desma Dedi bersama Bupati Kuansing dan sejumlah pejabat daerah.
Suasana Desa Titian Modang tampak hidup sejak malam tiba. Ratusan masyarakat meadati lokasi acara untuk menyaksikan tradisi pelayuran jalur yang menjadi bagian penting dari budaya Kenegerian masyarakat Kopah.
Babinsa Koramil setempat, Sertu Desma Dedi, hadir langsung di tengah-tengah warga, memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib. Kehadirannya juga menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya lokal serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Acara tersebut menampilkan Bupati Kuantan Singingi, DR H Suhardiman Amby, Ak MM, didampingi anggota DPRD Kuansing Gusmir Indra dan Efendi SM, serta jajaran pejabat Pemkab Kuansing, mulai dari Sekretaris Daerah, asisten, staf ahli, hingga kepala perangkat daerah.
Selain itu, unsur pemerintahan tingkat kecamatan hingga desa juga turut hadir, antara lain Camat Kuantan Tengah, pejabat eselon III dan IV, kepala sekolah, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, hingga organisasi kepemudaan. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah kehadiran yang mencapai sekitar 500 orang.
Bupati Kuansing dalam Segalanya menekankan pentingnya menjaga tradisi sebagai identitas daerah. “Pelayuran jalur bukan sekedar seremoni, tapi warisan budaya yang harus kita jaga bersama agar tetap hidup di tengah generasi muda,” ujarnya.
Sertu Desma Dedi juga menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan masyarakat. “Kami selalu siap hadir dan bersinergi untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung kegiatan adat dan budaya masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kekeluargaan. Tradisi pelayuran jalur kembali menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong serta kecintaan masyarakat Kuansing terhadap warisan budaya leluhur.
Editor :Tim Sigapnews