Babinsa dan Warga Kemboja Bangun Parit, Antisipasi Banjir
Babinsa Kelurahan Kemboja, Sertu Nurdin Kama, bersama puluhan warga bergotong royong membangun saluran air di Jalan Teladan RT 002 RW 010, Kelurahan Kemboja, Sabtu (30/5/2026).
ROKAN HILIR – Babinsa Kelurahan Kemboja, Sertu Nurdin Kama, bersama puluhan warga bergotong royong membangun saluran air di Jalan Teladan RT 002 RW 010, Kelurahan Kemboja, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan itu dilakukan sebagai langkah nyata mengatasi persoalan genangan dan potensi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan permukiman tersebut.
Sejak pagi, warga terlihat bahu-membahu bersama Babinsa membersihkan lokasi, menggali tanah, dan membentuk jalur parit baru. Pembangunan saluran air ini menjadi solusi yang disepakati bersama setelah kawasan tersebut beberapa kali mengalami genangan akibat buruknya aliran drainase.
Pembuatan parit dilakukan karena air hujan sering tertahan di sejumlah titik dan menggenangi jalan maupun pekarangan rumah warga. Kondisi itu tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan permukiman apabila dibiarkan berlarut-larut.
Dalam pelaksanaannya, warga menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka bekerja secara sukarela bersama aparat kewilayahan demi mempercepat penyelesaian saluran air yang diharapkan mampu memperlancar aliran air saat musim penghujan tiba.
Selain pekerjaan fisik, pembangunan parit tersebut juga diawali dengan musyawarah antara warga dan pemilik lahan yang terdampak jalur drainase. Kesepakatan bersama dicapai agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan hukum maupun konflik sosial di kemudian hari.
Sertu Nurdin Kama mengatakan kegiatan gotong royong merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
*"Kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan memperbaiki lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan warga. Kami berharap saluran air yang dibuat dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mengurangi risiko banjir di wilayah RT 002 RW 010 Kelurahan Kemboja,"* ujar Sertu Nurdin Kama di sela kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah atau aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan hingga pekerjaan selesai dilakukan.
Pembangunan saluran air tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terjaga di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara warga dan aparat teritorial, persoalan lingkungan dapat ditangani secara cepat dan efektif, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayahnya.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendam XIX