Babinsa Koramil 04/Dabo, Kodim 0315/TPI, Gelar Komunikasi Sosial dengan Nelayan Desa Tinjul,
Babinsa Koramil 04/Dabo, Kodim 0315/TPI, Gelar Komunikasi Sosial dengan Nelayan Desa Tinjul, Imbau Jaga Keamanan dan Kelestarian Laut
Dalam upaya mewujudkan kedekatan dengan masyarakat dan menyerap aspirasi di lapangan, Babinsa Koramil 04/Dabo yang bertugas di Desa Tinjul, Serma Sahala Hutauruk, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para nelayan setempat.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, 21 Juni 2026, pukul 09.00 WIB ini digelar di kawasan pesisir tempat para nelayan biasa bersandar
Komandan Koramil 04/Dabo, Kapten Arm Ismarli Koto mengatakan, dalam pertemuan yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut, para nelayan menyampaikan keluhan terkait menurunnya hasil tangkapan ikan di perairan sekitar.
Mereka mengaku akhir-akhir ini mengalami kesulitan mencari ikan, dan tidak jarang harus pulang ke darat dengan hasil yang jauh dari memuaskan. Kondisi ini tentu sangat berdampak pada pendapatan harian mereka sebagai nelayan.
Menangapi keluhan tersebut, Serma Sahala Hutauruk dengan bijak mengingatkan agar para nelayan selalu bersyukur atas setiap rezeki yang diperoleh, kecilkan apa pun hasil tangkapan yang didapat.
Kejadian pun hasil tangkapan ikan yang kita bawa pulang, semua itu adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri. Jangan pernah berkecil hati, karena di balik setiap cobaan pasti ada hikmah yang bisa kita petik,” ujar Serma Sahala kepada para nelayan.
Selain memberikan semangat, Babinsa juga menyampaikan imbauan penting terkait keselamatan saat melaut. Ia mengingatkan agar para nelayan selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, seperti memeriksa kondisi kapal, menggunakan pelampung, serta memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berangkat melaut. Hal ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah laut.
Lebih lanjut, Serma Sahala juga mengimbau kepada seluruh nelayan untuk tidak menggunakan alat tangkap atau cara-cara yang dapat merusak ekosistem laut, seperti penggunaan bom ikan, racun, atau pukat harimau yang dapat merusak terumbu karang dan biota laut lainnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian laut agar sumber daya ikan tetap berkelanjutan untuk generasi mendatang.
"Mari kita jaga laut kita dengan baik. Jangan mencari ikan dengan cara yang merusak ekosistem. Jika laut kita rusak, maka anak cucu kita akan merasakan dampaknya. Kita mencari rezeki, tetapi kita juga harus menjadi pelindung bagi alam," tutupnya.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Serma Sahala.Hutauruk