Permudah Akses Warga, Babinsa Koramil 03/Bgs dan Warga Bangun Jembatan Merah Putih
Permudah Akses Warga, TNI dan Warga Bangun Jembatan Merah Putih di Desa Makmur Jaya Kec Basira
BAGANBATU --- Personel Koramil 0321-03/Bgs Rohil bersama masyarakat pada Selasa (21/7/2026) melaksanakan gotong royong pemotongan dan perakitan besi yang akan digunakan sebagai bahan jembatan Merah Putih.
Pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antar wilayah kepenghuluan Bagan Sapta Permai kecamatan Bagan Sinembah dengan kepenghuluan Makmur Jaya kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira).
Keberadaan jembatan merah putih itu juga sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung di wilayah binaan Koramil 0321-03/Bgs Rohil itu menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AD melalui kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus memupuk semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat.
Dandim 0321/Rohil, Letkol Inf Diki Apriyadi SHub Int yang dikonfirmasikan melalui Danramil 03/Bgs, Kapten Inf Khairul Anwar mengatakan pembangunan infrastruktur desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“ Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Melalui gotong royong ini, kami ingin memastikan pembangunan berjalan lancar, mempererat kebersamaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang, ” ujarnya.
Menurutnya, Jembatan Beton Merah Putih memiliki peran strategis sebagai akses penghubung warga di kepenghuluan Bagan Sapta Permai dan Makmur Jaya.
Setelah rampung, jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pelajar menuju sekolah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
Sejak pagi hari, anggota Koramil bersama warga tampak bahu-membahu mengangkut material, memotong serta merakit besi yang akan dijadikan sebagai pondasi jembatan.
" Kebersamaan tanpa sekat antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai gotong royong yang terus dipelihara di tengah perkembangan zaman," terangnya kembali.
Danramil juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan implementasi nyata peran TNI AD dalam mendukung program pembangunan nasional dari tingkat desa.
“Kami berharap budaya gotong royong terus menjadi kekuatan masyarakat. Ketika TNI, pemerintah desa, dan warga bersatu, pembangunan akan berjalan lebih cepat, hasilnya lebih baik, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, ” ujarnya lagi. (
Editor :Tim Sigapnews