Jembatan Garuda Tahap V Tembus 37,40 Persen, Akses 500 Warga Segera Terhubung
Jembatan Garuda Tahap V Tembus 37,40 Persen, Akses 500 Warga Segera Terhubung
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Desa Talang Pring Jaya, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus dikebut Satgas Kodim 0302/Inhu. Hingga Rabu, 12 Agustus 2026, progres pekerjaan mencapai 37,40 persen.
Jembatan Garuda Tahap V Tembus 37,40 Persen, Akses 500 Warga Segera Terhubung
INHU — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V di Desa Talang Pring Jaya, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus dikebut Satgas Kodim 0302/Inhu. Hingga Rabu, 12 Agustus 2026, progres pekerjaan mencapai 37,40 persen.
Di lokasi, pengerjaan mulai memasuki tahapan penting. Sejumlah pekerjaan dasar telah rampung, termasuk pemasangan bouwplank, pembersihan lahan dan badan jalan untuk distribusi material, serta penyiapan lokasi pondasi yang masing-masing mencapai 100 persen.
Sementara itu, pembuatan pondasi abutmen telah mencapai 69 persen. Distribusi material berada di angka 36 persen, sedangkan pembuatan garpu dan anchor baru mencapai 12 persen.
Jembatan sepanjang 30 meter tersebut dirancang membentang di atas sungai dengan lebar sekitar 20 meter dan kedalaman air mencapai 2 hingga 3 meter. Saat kondisi banjir, ketinggian air dapat mencapai 5 meter, dengan kecepatan arus normal sekitar 2 meter per detik.
Jembatan ini akan menghubungkan Desa Talang Pring Jaya dengan Desa Talang Tujuh Buah Tangga dan diproyeksikan memberikan akses yang lebih mudah bagi sekitar 500 warga.
Sejumlah tahapan berikutnya masih menunggu pengerjaan, seperti pengelasan gapura, pemasangan papan dan ram kawat, plang anjuran, plang identitas sekaligus pengecatan, serta pemasangan bentangan sling yang saat ini masih berada pada angka nol persen.
Pergerakan progres tersebut menunjukkan Satgas Kodim 0302/Inhu terus mengejar target secara bertahap dengan memprioritaskan pekerjaan konstruksi utama sebelum memasuki tahapan penyelesaian.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V diharapkan tidak hanya membuka akses penghubung antardesa, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah Rakit Kulim.
Editor :Tim Sigapnews