Hari Ketiga, Koramil 04 kubu dan Tim Gabungan Persempit Karhutla 2 Hektare di Palika
ROKAN HILIR — Asap tipis masih terlihat dari lahan gambut yang terbakar di Dusun Sukajadi, Jalan Poros 02/RW 022, Kepenghuluan Palika, Kecamatan Palika, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (18/8/2026). Memasuki hari ketiga penanganan, personel Koramil 04/Kubu bersama Polri, BPBD, MPA, dan masyarakat terus memburu titik panas melalui proses pendinginan.
Tim gabungan menangani Karhutla yang diperkirakan telah membakar sekitar 2 hektare lahan gambut yang ditumbuhi kelapa sawit. Hingga Selasa siang, sekitar 0,8 hektare dilaporkan sudah padam, sedangkan 1,2 hektare lainnya masih membutuhkan penanganan.
Di lokasi, petugas tidak hanya menyiram area yang masih mengeluarkan asap. Mereka juga menyisir bagian lahan yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan gambut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas.
Sebanyak 14 personel terlibat dalam operasi tersebut. Koramil 04/Kubu mengerahkan dua personel, Polri dua personel, BPBD lima personel, MPA dua personel, serta tiga warga.
Peralatan pemadaman juga langsung digunakan untuk mempercepat proses pendinginan. Tim mengoperasikan dua mesin mini striker, 10 gulung selang buang, dua nozzle, dan dua selang hisap.
Namun, kondisi di lapangan belum sepenuhnya aman. Cuaca panas dan hembusan angin kencang membuat proses pendinginan berlangsung lebih berat. Keterbatasan sumber air turut menjadi kendala bagi petugas.
“Titik api masih ada dan masih menimbulkan asap tipis. Upaya pendinginan akan terus dilaksanakan.”
Lokasi Karhutla berada sekitar 73 kilometer dari Koramil 04/Kubu, dengan titik koordinat 2.32255, 100.35842. Tim gabungan terus memusatkan penyiraman pada area yang masih menunjukkan tanda-tanda panas.
Sementara itu, penyebab kebakaran maupun pemilik lahan belum diketahui. Informasi tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polsek Panipahan.
Meski sebagian area telah berhasil dipadamkan, petugas belum menganggap penanganan selesai. Karakteristik lahan gambut membuat bara dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali memicu kebakaran ketika kondisi mendukung.
Karena itu, tim gabungan memilih melanjutkan pendinginan hingga titik panas benar-benar terkendali. Upaya tersebut menjadi penting untuk mencegah Karhutla kembali meluas di wilayah Palika.
Hingga kegiatan berakhir, proses pendinginan masih berlangsung dan titik api belum dinyatakan sepenuhnya padam.
Editor :Tim Sigapnews