Menunggu pasokan semen, tim tetap mempercepat pekerjaan struktur dasar jembatan di Rakit Kulim.
Perakitan Besi Tiang Pilon Berlanjut, Jembatan Talang Perigi Terus Bergerak
Aktivitas pembangunan Jembatan Gantung Desa Talang Perigi tetap berlangsung di tengah penyesuaian pekerjaan lapangan. Pada Rabu, 26 Agustus 2026, tim pembangunan memusatkan pekerjaan pada perakitan besi tapak bawah tiang pilon di sisi tepi jauh.
Sementara itu, pekerjaan pengecoran abutmen di tepi dekat belum dilaksanakan. Material semen masih dalam proses menunggu sehingga pekerjaan pengecoran harus ditunda sementara.
Kondisi tersebut tidak menghentikan seluruh aktivitas pembangunan. Tim memilih melanjutkan pekerjaan yang dapat dikerjakan sambil menunggu material utama tersedia. Perakitan besi tapak bawah menjadi salah satu pekerjaan penting untuk mempersiapkan struktur dasar tiang pilon.
“Pengecoran abutmen tepi dekat belum dilaksanakan karena masih menunggu semen. Untuk menjaga pekerjaan tetap berjalan, kami melanjutkan perakitan besi tapak bawah tiang pilon di tepi jauh,” ujar salah satu pekerja di lokasi.
Perakitan besi dilakukan sebagai bagian dari tahapan persiapan struktur jembatan. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian agar susunan dan ukuran besi sesuai dengan kebutuhan konstruksi sebelum memasuki tahap berikutnya.
Jembatan Gantung Desa Talang Perigi diharapkan nantinya mampu memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaan jembatan juga menjadi bagian penting dalam membuka akses penghubung antarwilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana penyeberangan.
Dengan tetap mengerjakan bagian konstruksi yang memungkinkan, pembangunan tidak sepenuhnya berhenti meski salah satu tahapan mengalami penundaan. Setelah kebutuhan semen tersedia, pengecoran abutmen tepi dekat dapat kembali dilanjutkan sesuai tahapan pekerjaan.
Pembangunan pun terus diarahkan agar setiap tahapan berjalan efektif, dengan tetap menyesuaikan ketersediaan material dan kondisi pekerjaan di lapangan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : pendim 0302/inhu