Serka Yadi Yanto: Komsos, Pengawasan SDM dan Edukasi Kunci Cegah Karhutla di Pandan Sari
Serka Yadi Yanto menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi dengan warga sekaligus memberikan pemahaman tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.
INDRAGIRI HILIR - Memasuki musim kemarau panjang tahun 2026, Babinsa Koramil 07/Reteh Kodim 0314/Inhil Serka Yadi Yanto terus meningkatkan intensitas kegiatan di wilayah binaan. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial dan pengawasan sumber daya manusia yang dilaksanakan bersama warga Desa Pandan Sari, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Minggu tanggal 30 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan ini Serka Yadi Yanto menyambangi rumah warga, warung dan titik kumpul masyarakat untuk berdialog langsung. Suasana kekeluargaan dan keakraban terlihat jelas selama pelaksanaan komsos berlangsung.
Serka Yadi Yanto menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi dengan warga sekaligus memberikan pemahaman tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan. Mengingat saat ini cuaca sangat panas dan curah hujan minim, potensi terjadinya karhutla di wilayah Indragiri Hilir semakin tinggi.
"Dalam kesempatan komsos ini saya juga melakukan pengawasan SDM di Desa Pandan Sari. Kita lihat kondisi masyarakat, aktivitas sehari-hari, dan potensi kerawanan yang ada. Alhamdulillah sampai saat ini situasi di Desa Pandan Sari aman dan kondusif," ujar Serka Yadi Yanto.
Lebih lanjut ia menekankan kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, tindakan tersebut sangat berbahaya dan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu asap dari kebakaran juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat luas.
"Kepada seluruh warga Desa Pandan Sari saya titip pesan. Tolong sampaikan ke keluarga, tetangga dan sanak saudara. Jangan sekali-kali membakar sampah, ranting kering atau lahan. Api kecil kalau kena angin bisa jadi besar. Mari kita jaga kampung kita bersama-sama agar tetap aman dan bebas dari karhutla," tambahnya.
Dalam dialog tersebut warga juga aktif menyampaikan kondisi di lapangan. Beberapa warga mengaku sudah mulai waspada dan rutin melakukan patroli kecil di sekitar kebun masing-masing. Mereka juga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang rutin turun ke desa dan memberikan imbauan secara langsung.
"Kami senang pak Babinsa sering datang. Jadi kami lebih ingat dan lebih hati-hati. Pesan ini nanti akan kami sampaikan juga di grup WhatsApp warga," kata salah satu warga Desa Pandan Sari.
Serka Yadi Yanto berharap dengan adanya kegiatan komsos dan pengawasan SDM secara rutin, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam pencegahan karhutla.
"Kunci kita ada di kebersamaan. TNI tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta masyarakat sangat kami butuhkan. Kalau kita kompak, insyaallah Desa Pandan Sari akan menjadi contoh desa yang bebas dari kebakaran hutan dan lahan," tutup Serka Yadi Yanto.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam tersebut berjalan aman, lancar dan penuh keakraban. Babinsa juga menyempatkan diri untuk mendata warga yang memiliki lahan luas sebagai upaya deteksi dini potensi karhutla.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil