Dua Lokasi Karhutla di Bengkalis Masih Berlanjut — Tasik Tebing Serai dan Buluh Apo
Tim gabungan berzibaku memadamkan lokasi kebakaran hutan dan lahan
BENGKALIS, RIAU – Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipimpin Koramil 03/Mandau terus berjuang di dua lokasi berbeda secara bersamaan Operasi memasuki hari ke-6 di Desa Tasik Tebing Serai, sekaligus hari ke-2 di Desa Buluh Apo, Kabupaten Bengkalis, Riau. Rabu (2/9/2026)
LOKASI PERTAMA — TASIK TEBING SERAI (Hari Ke-6)
Di kawasan RT 02 RW 04, Jalan Tobing Soai KM 75, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, tim gabungan mulai bekerja pukul 09.00 WIB. Kebakaran terjadi di lahan Hutan GSK berjenis gambut tebal pada koordinat 1°7'46"LU 101°38'35"BT, seluas ±13 hektare.

Hingga kini, 12,5 hektare telah berhasil dipadamkan, menyisakan hanya 0,5 hektare yang masih memancarkan titik asap. Personel yang terlibat: Koramil 03/Mandau 3 orang, Polri 2 orang, BBKSDA 9 orang, BPBD Kecamatan 5 orang, Manggala Agni 21 orang, serta MPA 4 orang. Tim bekerja menggunakan 3 unit mini strecker dan 15 gulung selang panjang.
Kendala tetap dihadapi: sifat tanah gambut yang sulit dipadamkan hingga ke akar, jarak lokasi ±80 km dari Koramil, arah angin kencang yang berubah-ubah, keterbatasan sumber air, serta cuaca panas. Penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan masih dalam penyelidikan Polsek Pinggir.

LOKASI KEDUA — BULUH APO (Hari Ke-2)
Sementara itu, di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, operasi memasuki hari kedua. Kebakaran terjadi di RT 01 RW 06, Jalan Repormasih, pada pukul 08.00 WIB, di lahan hutan semak belukar berjenis gambut tebal dengan koordinat 1°5'51,5"LU 101°7'34,8"BT, seluas ±2 hektare.

Sejauh ini baru 0,8 hektare yang berhasil dipadamkan, menyisakan 1,2 hektare yang masih berapi dan diasapi secara terus-menerus. Kekuatan personel: TNI 7 orang, Polsek Pinggir 6 orang, MPA 4 orang, Manggala Agni 2 orang, serta BPBD 4 orang. Peralatan yang digunakan 4 unit mini strecker dan 20 gulung selang panjang. Hambatan serupa dihadapi tim: tanah gambut, jarak ±40 km dari Koramil, angin kencang berubah-ubah, sumber air terbatas, dan cuaca panas. Penyebab serta kepemilikan lahan juga masih dalam penyelidikan.
Hingga akhir kegiatan di kedua lokasi, titik asap masih terlihat dan tim tetap bersiaga penuh. Upaya pendinginan dan pemantauan ketat terus dilakukan agar api tidak berkobar kembali. Masyarakat kembali diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Bengkalis. (Mil 03)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 03 Mandau