Danramil 03/Senapelan Hadiri Sosialisasi Pencegahan Karhutla Bersama Tim Penyuluh MABES TNI
Danramil 03/Snpl Kodim 0301/Pbr, Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen TNI dalam memperkuat upaya pencegahan Karhutla sejak dini.
Pekanbaru - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini, langkah pencegahan dilakukan melalui sosialisasi yang melibatkan Tim Penyuluh MABES TNI bersama Pasis KKL Wilhan dan Binsat di wilayah Kodam XIX/TT Dikreg LXVIII SESKOAD TA. 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, mulai pukul 09.30 WIB, bertempat di Aula Kantor Camat Payung Sekaki, Jalan Fajar Ujung, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.
Danramil 03/Snpl Kodim 0301/Pbr, Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen TNI dalam memperkuat upaya pencegahan Karhutla sejak dini.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman seluruh elemen masyarakat mengenai bahaya Karhutla sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di wilayah yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran lahan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penyuluh MABES TNI Marsma TNI Setiawan W beserta tim. Turut hadir Kolonel Czi. Agung Isa selaku Patuk SESKOAD bersama Pasis KKL Wilhan dan Binsat di wilayah Kodam XIX/TT Dikreg LXVIII SESKOAD TA. 2026.
Dari unsur pemerintahan, kegiatan dihadiri Plt. Camat Payung Sekaki Abdullah, S.TTP. Sementara dari jajaran Kodim 0301/Pekanbaru hadir Mayor Arh. Nirzam selaku Pasi Ops Kodim 0301/Pekanbaru serta Kapten Arh Madia Erfan Hadi, S.Sos selaku Danramil 03/Senapelan.
Sinergi antara TNI dan Polri juga terlihat dengan hadirnya Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin Lumban Gaol, S.H., M.M. Selain itu, kegiatan diikuti Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Payung Sekaki, para lurah, Ketua RT/RW, LPM, LPS serta masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa persoalan Karhutla tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Pencegahan membutuhkan kerja bersama, mulai dari aparat pemerintah, TNI-Polri hingga masyarakat yang berada langsung di lingkungan rawan kebakaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Plt. Camat Payung Sekaki menyampaikan sambutan sebelum kegiatan memasuki agenda utama, yakni penyuluhan pencegahan Karhutla.
Ketua Tim Penyuluh Pencegahan Karhutla MABES TNI, Marsma TNI Setiawan, kemudian memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pentingnya langkah pencegahan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan berbagai pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih penting daripada menunggu api membesar dan kemudian melakukan pemadaman.
Babinsa sebagai aparat kewilayahan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi, mengingatkan warga serta membantu melakukan deteksi dini apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 03 Senapelan