Cegah Karhutla dari Lingkungan, Babinsa Ajak Warga Tuah Negeri Bijak Gunakan Api
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Herman, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat
Pekanbaru – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Kepedulian sederhana di lingkungan tempat tinggal, seperti tidak membakar sampah sembarangan, menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya api yang dapat berkembang menjadi bencana.
Semangat itulah yang dibangun Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru,
Serma Herman, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Jalan Badak Ujung RT 002/RW 003, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Serma Herman tidak hanya berdialog dengan warga mengenai kondisi lingkungan, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang bahaya karhutla. Warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terlebih ketika kondisi lingkungan mulai kering dan material di sekitar mudah terbakar.
“Jangan menganggap api kecil sebagai hal sepele. Kalau tidak diawasi dan ditinggalkan begitu saja, api bisa merembet ke tempat lain. Karena itu, lebih baik kita mencegah sejak awal,” pesan Serma Herman kepada warga.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Babinsa maupun aparat lainnya tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat yang sehari-hari berada dan beraktivitas langsung di lingkungan.
Karena itu, melalui Komsos, Babinsa terus membangun komunikasi yang dekat dengan warga. Selain menyampaikan imbauan, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendengarkan berbagai informasi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Serma Herman mengajak warga untuk saling mengingatkan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Apabila menemukan titik api, kepulan asap, atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Babinsa atau Koramil sehingga dapat dilakukan penanganan dan koordinasi lebih cepat.
“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kalau ada sesuatu yang menonjol, segera sampaikan. Dengan komunikasi yang baik, persoalan bisa diketahui lebih awal dan diantisipasi bersama,” ujarnya.
Selain pencegahan karhutla, Komsos juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa dekat, sehingga warga tidak hanya melihat aparat ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Dari pertemuan sederhana tersebut, terselip pesan penting bahwa menjaga lingkungan dari ancaman karhutla dapat dimulai dari kepedulian kecil setiap warga.
Di tengah perhatian terhadap potensi karhutla di wilayah Riau, kebiasaan tidak membakar sampah sembarangan dan segera melaporkan potensi kebakaran menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar. Sebab, mencegah api sebelum membesar jauh lebih mudah daripada memadamkannya setelah menjadi bencana.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya