Babinsa dan MPA Sisir Wilayah Rawan, Cegah Karhutla Sejak Dini
Babinsa Kelurahan Sungai Ambang, Serka Andi Saputra, bersama satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla, Selasa (25/8/2026).
Pekanbaru — Upaya menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 04/Lph Kodim 0301/Pekanbaru. Bukan hanya mengandalkan penanganan ketika api sudah muncul, langkah pencegahan dan deteksi dini juga menjadi perhatian utama.
Hal itu terlihat saat Babinsa Kelurahan Sungai Ambang, Serka Andi Saputra, bersama satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla, Selasa (25/8/2026).
Dengan menggunakan satu unit sepeda motor, keduanya menyusuri sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Patroli mencakup Jalan Teluk Leok Ujung RT 03/RW 01 Kelurahan Limbungan, Jalan Family Raya RT 01/RW 06 dan Jalan Pramuka Ujung Perumahan Indah Permai RT 03/RW 10 Kelurahan Lembah Sari.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Jalan Kemping RT 01/RW 02 Kelurahan Sungai Ambang, kawasan Jalan Lingkar Danau Buatan Dermaga I dan II, Jalan Pramuka Ujung kawasan Danau Bandar Khayangan, hingga Jalan Cipta Nusa RT 01/RW 01 kawasan Dermaga II Danau Buatan.
Di sepanjang perjalanan, Serka Andi tidak sekadar memantau kondisi lahan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak menggunakan api sebagai cara membuka maupun membersihkan lahan.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kalau api sudah merambat, apalagi saat kondisi lahan kering, akan sulit dikendalikan dan dampaknya bisa dirasakan banyak orang,” imbau Serka Andi Saputra.
Menurutnya, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Hal sederhana seperti memastikan api benar-benar padam setelah digunakan dan segera melaporkan kepulan asap dapat menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi wilayah yang disisir dalam keadaan aman. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap selama patroli berlangsung. Pemantauan dilakukan di sekitar koordinat 0.568369° Lintang dan 101.474842° Bujur.
Serka Andi menegaskan, patroli akan terus dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kalau ada melihat asap atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar, karena penanganan sejak awal akan jauh lebih mudah,” ujarnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga wilayah Kecamatan Rumbai Timur tetap aman dari Karhutla sekaligus melindungi kualitas udara, lingkungan, permukiman dan aktivitas masyarakat.
Patroli dan sosialisasi berjalan tertib, aman dan lancar dengan hasil pemantauan hotspot nihil, titik api nihil dan titik asap nihil.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Limapuluh