Babinsa Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bandarraya, 5 Hektare Lahan Terbakar
personel Koramil 03/Snpl Kodim 0301/Pekanbaru bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi kejadian. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan merambah ke area lahan lainnya.
Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini, kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Sidorukun Ujung RT 07/RW 02, Kelurahan Bandarraya, Kecamatan Payung Sekaki, pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Mendapat informasi adanya kebakaran, personel Koramil 03/Snpl Kodim 0301/Pekanbaru bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi kejadian. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan merambah ke area lahan lainnya.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±5 hektare, dengan titik lokasi berada pada koordinat 0.525539° LU dan 101.385637° BT. Kondisi lahan yang terbakar menjadi perhatian karena potensi penyebaran api dapat meningkat apabila tidak segera dikendalikan.
Dalam proses pemadaman, sebanyak 13 personel gabungan dikerahkan. Mereka terdiri dari 2 personel TNI, 4 personel Polri, 2 personel Masyarakat Peduli Api (MPA), serta 5 personel BPBD.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan satu unit mobil BPBD, empat roll selang ukuran 1,5 inci, serta dua unit nozzle kombinasi ukuran 1,5 inci. Peralatan tersebut digunakan untuk mengalirkan air dan menjangkau titik-titik api yang berada di area lahan terbakar.
Personel gabungan terus melakukan penyekatan dan pemadaman guna mengendalikan kobaran api. Upaya dilakukan secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan kondisi medan serta perkembangan api di lapangan.
Sementara itu, pemilik lahan yang terbakar hingga saat ini belum diketahui. Adapun penyebab kebakaran juga masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polsek Payung Sekaki untuk memastikan faktor yang menjadi pemicu terjadinya Karhutla.
Hingga laporan ini dibuat, proses pemadaman masih berlangsung dan kondisi kebakaran belum sepenuhnya dapat diatasi. Tim gabungan tetap berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api kembali membesar maupun meluas ke wilayah sekitar.
Koramil 03/Snpl bersama unsur terkait mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Penanganan cepat dan sinergi antara TNI, Polri, BPBD, MPA serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menekan dampak Karhutla dan menjaga wilayah Pekanbaru tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 03 Senapelan