Babinsa Sukamulia Jadi Penengah, Dua Saudara Berdamai Usai Dimediasi
Sertu Mansur bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama tokoh masyarakat.
Pekanbaru – Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan warga. Hal itu ditunjukkan Babinsa Kelurahan Sukamulia Koramil 05/Sail Kodim 0301/PBR, Sertu Mansur, saat membantu menyelesaikan perselisihan antara dua saudara di wilayah binaannya.
Mediasi tersebut berlangsung di Masjid Amal Jariah, RW 02 RT 01, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Perselisihan bermula dari kesalahpahaman yang kemudian memicu ketegangan di antara kedua saudara.
Mendapat informasi dari Ketua RT setempat, Sertu Mansur bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama tokoh masyarakat. Kedua pihak kemudian dipertemukan untuk mencari jalan keluar terbaik melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, Sertu Mansur mengajak kedua pihak untuk menenangkan diri, menahan emosi, serta melihat persoalan dengan kepala dingin. Ia mengingatkan bahwa hubungan persaudaraan jauh lebih berharga dibandingkan mempertahankan persoalan yang berpotensi memperpanjang konflik.
Dengan komunikasi yang persuasif dan suasana yang semakin mencair, kedua saudara akhirnya sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan. Ketegangan yang sebelumnya terjadi pun berakhir dengan suasana penuh keakraban.
“Sebagai Babinsa, kami berupaya menjaga keharmonisan dan ketenteraman warga binaan. Setiap permasalahan, sekecil apa pun, sebisa mungkin kita bantu selesaikan dengan cara yang baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujar Sertu Mansur.
Menurutnya, penyelesaian masalah di lingkungan masyarakat tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang keras. Musyawarah, komunikasi, dan pendekatan dari hati ke hati justru menjadi langkah penting untuk menemukan solusi yang dapat diterima semua pihak.
Langkah cepat Babinsa tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kehadiran aparat kewilayahan yang mau turun langsung mendengarkan dan membantu mencarikan solusi menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kehidupan masyarakat.
Dengan berakhirnya perselisihan tersebut, suasana di lingkungan RW 02 Kelurahan Sukamulia kembali kondusif. Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kerukunan dapat dimulai dari hal sederhana, yakni saling mendengar, memahami, dan membuka ruang untuk saling memaafkan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 05 Sail