Lewat Komsos, Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Ajak Warga Peduli Lingkungan
Kopda Apri berdialog langsung dengan warga
Pekanbaru - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan kepedulian bersama. Pesan tersebut disampaikan Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Kopda Apri Andalan saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga dan pemuda RT 01/RW 03 di Jalan Tengku Mahmud Perkasa, Kelurahan Maharani, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru, Selasa (01/9/2026).
Dalam suasana santai, Kopda Apri berdialog langsung dengan warga. Selain mempererat silaturahmi, Komsos tersebut menjadi kesempatan untuk membahas kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan mencegah terjadinya Karhutla.
Kopda Apri mengatakan pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perangkat kelurahan, RT/RW dan masyarakat.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kekompakan dan kepedulian kita semua. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujarnya.
Apri juga mengajak masyarakat meningkatkan pemantauan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Dampaknya dapat merugikan masyarakat, lingkungan dan kesehatan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.
Menurut Babinsa Kelurahan Maharani, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dimulai dari lingkungan terkecil dengan melibatkan masyarakat secara aktif.
“Jangan sampai kita bergerak setelah api membesar. Kepedulian masyarakat untuk melaporkan dan mencegah potensi kebakaran sejak awal merupakan bagian penting dalam menjaga wilayah tetap aman,” tambahnya.
Selain Karhutla, Kopda Apri mengingatkan warga agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.
Ia mengajak para pemuda untuk tidak mudah terpengaruh penyalahgunaan narkoba dan alkohol serta menjauhi pergaulan yang dapat berdampak buruk terhadap masa depan.
“Jangan ikut-ikutan menggunakan narkoba maupun alkohol. Mari isi waktu dengan kegiatan yang positif dan saling mengingatkan agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang merugikan,” tuturnya.
Seorang warga Kelurahan Maharani mengatakan komunikasi langsung dengan Babinsa memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan kondisi lingkungan.
“Imbauan seperti ini menjadi pengingat bagi kami. Terutama soal kebakaran, memang harus dicegah bersama. Kalau ada kejadian atau melihat sesuatu yang mencurigakan, kami akan segera berkoordinasi dengan aparat,” ujar warga tersebut.
Warga juga menyambut baik pesan Babinsa kepada pemuda agar menjauhi narkoba dan minuman beralkohol.
Sementara itu, Danramil 08/Rumbai Barat, Kapten Inf Simon Petrus Ginting, saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan di wilayah, termasuk Karhutla.
“Babinsa harus terus membangun komunikasi dengan masyarakat. Pencegahan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Masyarakat harus menjadi bagian dari upaya pencegahan karena mereka yang paling dekat dengan lingkungan,” ujar Kapten Simon.
Ia meminta Babinsa terus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran.
“Lakukan pemantauan dan segera laporkan apabila ditemukan titik api. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” katanya.
Kapten Simon juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap generasi muda.
“Pemuda harus kita rangkul dan arahkan kepada kegiatan yang positif. Jauhi narkoba, alkohol dan pergaulan yang dapat merusak masa depan,” tuturnya.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat