Lahan Warga Terbakar, Babinsa Koramil 04/Lph Tak Tinggal Diam! Bersama Tim Gabungan Perangi Karhutla
personel Koramil 04/Lph bersama unsur gabungan langsung melakukan pemadaman sekaligus pengendalian titik api
Pekanbaru — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Kali ini, kobaran api muncul di kawasan Jl. Kemping RT 01/RW 02, Kelurahan Sungai Ambang, pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.
Mendapat informasi adanya kebakaran, personel Koramil 04/Lph bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan upaya pemadaman bersama unsur terkait. Jarak lokasi kebakaran dari Koramil 04/Lph diperkirakan sekitar 4 kilometer.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya titik api yang membakar lahan masyarakat. Kondisi di lapangan cukup menantang karena angin bertiup kencang dengan arah yang berubah-ubah, sehingga berpotensi membuat api dengan cepat menjalar ke bagian lahan lainnya.
Dalam penanganan tersebut, personel Koramil 04/Lph bersama unsur gabungan langsung melakukan pemadaman sekaligus pengendalian titik api. Upaya ini melibatkan TNI, Damkar PHR, Security PHR, Masyarakat Peduli Api (MPA), unsur LPM, Ketua RW, Ketua RT, serta masyarakat sekitar.
Kekuatan personel yang dikerahkan terdiri dari satu orang personel TNI, empat orang crew Damkar PHR beserta satu kapten, dua personel Security PHR, serta 10 orang anggota MPA. Turut hadir Ketua LPM Kelurahan Sungai Ambang Muhardi, Ketua RW 02 Masril Widianto, Ketua RT 01 Jaswar Koto, serta warga masyarakat sekitar Jl. Kemping.
Kekompakan lintas unsur menjadi kunci dalam mempercepat proses penanganan Karhutla tersebut. Tim di lapangan bahu-membahu melakukan penyemprotan air dan menjangkau bagian-bagian lahan yang masih mengeluarkan asap maupun memiliki potensi munculnya kembali titik api.
Dalam proses pemadaman, tim menggunakan satu unit mobil Damkar PT PHR, dua unit mobil operasional PHR, empat leng selang ukuran 1,5 inci, satu leng selang ukuran 2,5 inci, satu reducer W serta dua unit gun borg.
Luas keseluruhan lahan yang berada di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare, sementara luas lahan yang terdampak kebakaran berdasarkan perkembangan penanganan di lapangan diperkirakan sekitar 1.000 meter persegi atau sekitar 20 x 50 meter.
Meski menghadapi kendala angin yang cukup kencang dan berubah-ubah, personel gabungan tidak mengendurkan upaya. Sumber air untuk mendukung proses pemadaman berasal dari mobil Damkar PHR/Rumbai.
Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, proses penanganan tidak langsung dihentikan. Tim tetap melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di dalam lahan dan mencegah munculnya kembali titik api.
Proses pendinginan kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 16.00 WIB. Dengan demikian, satu titik Karhutla yang sebelumnya membakar lahan masyarakat berhasil ditangani hingga kondisi api dinyatakan padam.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak Polsek Rumbai. Pemilik lahan diketahui merupakan masyarakat.
Kejadian tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama ketika kondisi cuaca dan angin mendukung cepatnya penyebaran api. Kebakaran yang awalnya berada pada satu titik dapat meluas apabila tidak segera ditangani.
Kehadiran personel Koramil 04/Lph bersama tim gabungan di lokasi menunjukkan pentingnya respons cepat dalam setiap kejadian Karhutla. Selain berupaya memadamkan api, langkah pendinginan juga menjadi bagian penting untuk memastikan lahan benar-benar aman dan tidak kembali terbakar.
Sinergi antara TNI,Damkar PHR, Security PHR, MPA, perangkat kelurahan, serta masyarakat menjadi bukti bahwa penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Dengan api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan telah diselesaikan, situasi di lokasi kebakaran Jl. Kemping RT 01/RW 02 Kelurahan Sungai Ambang, Kecamatan Rumbai Timur, kembali dalam kondisi aman dan terkendali.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 04 Limapuluh