Babinsa dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Air Hitam
Jajaran Koramil 03/Senapelan Kodim 0301/Pekanbaru langsung terjun ke lokasi untuk membantu penanganan Karhutla.
Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini, kobaran api melanda kawasan Jalan Riau Baru, Gang Syah Sitijenar RT 06 RW 03, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Jumat (28/8/2026).
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 15.30 WIB. Kobaran api yang melanda lahan dengan kondisi mudah terbakar membuat personel gabungan harus bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah api semakin meluas ke area lainnya.
Jajaran Koramil 03/Senapelan Kodim 0301/Pekanbaru langsung terjun ke lokasi untuk membantu penanganan Karhutla. Personel TNI bersama Polri, pihak kecamatan, kelurahan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi melakukan upaya pemadaman.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±3 hektare. Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 0.531432° lintang dan 101.376385° bujur.
Besarnya luasan lahan yang terbakar membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara singkat. Tim gabungan harus bekerja secara maksimal dengan mengerahkan personel serta peralatan yang tersedia untuk mengendalikan kobaran api.
Dalam penanganan tersebut, sebanyak 7 personel TNI dikerahkan dari jajaran Koramil 03/Senapelan. Selain itu, terdapat 1 personel Polri, 4 personel Camat beserta staf, Lurah Air Hitam, 1 personel MPA, serta 3 personel BPBD yang turut berada di lokasi.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim gabungan menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya 1 unit mini strac BPBD, 3 roll selang ukuran 1,5 inci, 1 unit nozel kombinasi 1,5 inci, serta 1 unit mobil L300 BPBD.
Personel di lapangan terus berupaya mengendalikan titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan terhadap area yang telah terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali bara api yang dapat memicu kobaran baru dan memperluas area terdampak.
Hingga laporan ini dibuat, pemadaman masih berlangsung dan kondisi kebakaran belum sepenuhnya dapat diatasi. Tim gabungan tetap berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman serta pendinginan.
Sementara itu, mengenai pemilik lahan yang terbakar, hingga saat ini belum diketahui. Adapun penyebab kebakaran juga belum dapat dipastikan. Polsek Payung Sekaki masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.
Pihak terkait masih fokus melakukan penanganan di lapangan agar kobaran api dapat segera dikendalikan. Penyelidikan mengenai penyebab kebakaran akan dilakukan setelah situasi memungkinkan dan data di lapangan berhasil dihimpun.
Kejadian ini kembali menjadi perhatian serius mengingat kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas apabila kondisi cuaca dan vegetasi mendukung. Karena itu, keterlibatan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, BPBD, MPA hingga masyarakat sangat diperlukan dalam mempercepat penanganan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 03 Senapelan