Babinsa Pulau Karomah Ajak Warga Mulai Budaya Bersih dari Kebiasaan Sederhana
Babinsa Kelurahan Pulau Karomah Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Jhoni, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kelurahan Pulau Karomah, Hj. Umi Kalsum, S.Sos., di Kantor
Pekanbaru – Lingkungan yang bersih tidak selalu dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya justru menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman dan tertata.
Pesan tersebut disampaikan Babinsa Kelurahan Pulau Karomah Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Jhoni, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kelurahan Pulau Karomah, Hj. Umi Kalsum, S.Sos., di Kantor Kelurahan Pulau Karomah, Jalan Teratai RT 01/RW 01, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. Jum'at (28/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas persoalan kebersihan lingkungan, terutama masih adanya kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah di lokasi yang bukan tempat pembuangan.
Sertu Jhoni mengatakan, Komsos menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran masyarakat melalui komunikasi yang dekat dan persuasif.
“Menjaga kebersihan sebenarnya dimulai dari kebiasaan sederhana. Kalau setiap warga membuang sampah pada tempatnya, lingkungan akan menjadi lebih bersih, sehat dan nyaman,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa tempat pembuangan sampah telah disediakan oleh pemerintah melalui kelurahan maupun kecamatan. Karena itu, masyarakat diharapkan memanfaatkannya dan tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan, parit, lahan kosong maupun lokasi lainnya.
Tak hanya kepada warga, Sertu Jhoni juga mengajak para pemilik ruko, kedai dan warung untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan dengan menyediakan tempat sampah di depan tempat usahanya.
Menurutnya, keberadaan tempat sampah di setiap tempat usaha dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar terhadap kebersihan lingkungan.
“Kita tidak hanya mengingatkan, tetapi juga mengajak. Kalau pemilik usaha menyediakan tong sampah dan pembeli atau masyarakat ikut membuang sampah pada tempatnya, tentu lingkungan akan lebih tertata,” katanya.
Senada dengan itu, Kasi PPM Kelurahan Pulau Karomah, Hj. Umi Kalsum, S.Sos., menilai persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah.
“Kebersihan lingkungan tidak mungkin hanya dilakukan oleh kelurahan. Kami sangat membutuhkan partisipasi masyarakat. Mari kita biasakan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan tidak membuangnya sembarangan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pemilik usaha untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan menyediakan tempat sampah dan menjaga kebersihan di depan maupun sekitar tempat usahanya.
Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan untuk memahami dan mematuhi ketentuan yang berlaku terkait pengelolaan sampah. Salah satunya Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 134 Tahun 2018 yang mengatur ketentuan serta sanksi administratif bagi pihak yang membuang sampah tidak pada tempat atau waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi, Kapten Inf Tayung, mengatakan menjaga kebersihan lingkungan merupakan pekerjaan bersama yang membutuhkan sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan dan masyarakat.
“Babinsa harus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat dengan pendekatan yang humanis. Jangan hanya berbicara tentang aturan dan sanksi, tetapi yang paling utama adalah membangun kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan kepentingan bersama,” katanya.
Menurutnya, lingkungan yang bersih pada akhirnya akan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, kesadaran menjaga kebersihan perlu dibangun mulai dari keluarga dan lingkungan sekitar.
“Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga yang merasakan manfaatnya. Karena itu, mari sama-sama menjaga lingkungan. Apabila ada persoalan di lapangan, komunikasikan dengan Babinsa maupun pihak kelurahan agar dapat dicarikan solusi bersama,” tuturnya.
Melalui Komsos tersebut, Babinsa dan pihak Kelurahan Pulau Karomah terus mendorong tumbuhnya budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada imbauan, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Sebab, lingkungan yang bersih bukan hanya membuat kawasan terlihat lebih indah, tetapi juga menjadi cerminan kepedulian masyarakat terhadap tempat tinggalnya sendiri.
Dari hal sederhana—satu orang membuang sampah pada tempatnya—kepedulian itu dapat tumbuh menjadi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan Pulau Karomah yang lebih bersih, sehat dan nyaman.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi