Respons Cepat Babinsa dan Tim Gabungan, Kebakaran Lahan di Tangkerang Barat Tak Meluas
Babinsa Kelurahan Tangkerang Barat Koramil 02/Kota Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Riko Hidayat bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.
Pekanbaru - Kebakaran lahan terjadi di kawasan Jalan Paus Flower RT 04/RW 04, tepatnya di belakang SMA Islam Annas, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Kamis (27/8/2026).
Mendapat informasi tersebut, Babinsa Kelurahan Tangkerang Barat Koramil 02/Kota Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Riko Hidayat bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.
Lahan yang terbakar diketahui milik warga bernama Nyoman. Luas lahan yang terbakar sekaligus menjadi area pemadaman diperkirakan mencapai 15 x 20 meter. Dari hasil pemantauan di lokasi, ditemukan satu titik api dan satu titik asap, sementara hotspot terpantau nihil.
Dalam penanganan tersebut, Serka Riko Hidayat bersama enam personel BPBD dan tiga orang Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemadaman secara bersama-sama. Kegiatan juga melibatkan Lurah Tangkerang Barat, Kasi Trantib Kecamatan Marpoyan Damai, staf kelurahan, Ketua RT 04 dan RW 04 serta masyarakat setempat.
Satu unit mobil BPBD dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman. Petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala.
Berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran diduga dipicu sisa pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke lahan di sekitarnya. Kondisi lahan yang kering dan cuaca panas membuat api berpotensi cepat meluas apabila tidak segera ditangani.
Serka Riko Hidayat mengatakan respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain, terutama karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman dan fasilitas pendidikan.
“Kami bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan. Kondisi seperti ini tidak boleh dianggap sepele karena api dari sisa pembakaran sampah dapat dengan mudah menjalar ke lahan yang kering,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terlebih saat kondisi cuaca panas dan lingkungan banyak terdapat material yang mudah terbakar.
“Kalau memang harus membakar sampah, jangan ditinggalkan sebelum benar-benar padam. Lebih baik masyarakat menghindari pembakaran terbuka dan segera melapor apabila melihat adanya titik api atau asap,” tambahnya.
Lurah Tangkerang Barat mengapresiasi respons cepat Babinsa, BPBD, MPA, perangkat kecamatan dan kelurahan serta masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut. Menurut dia, keterlibatan bersama sangat membantu mencegah api meluas.
“Kami mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur yang turun ke lapangan. Berkat penanganan bersama, kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” katanya.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Marpoyan Damai menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Saat kondisi panas, api kecil sekalipun dapat menjadi ancaman apabila menjalar ke lahan kering,” ujarnya.
Perwakilan BPBD yang berada di lokasi menyampaikan bahwa proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan titik yang terbakar benar-benar aman.
“Setelah api berhasil dipadamkan, pendinginan tetap dilakukan agar tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi menimbulkan api kembali,” jelasnya.
Ketua RT 04 dan RW 04 bersama masyarakat setempat turut membantu proses penanganan dengan memberikan informasi mengenai kondisi lokasi dan membantu petugas melakukan pemantauan di sekitar area terbakar.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan secara bersama-sama, sekitar pukul 12.45 WIB api dinyatakan padam. Petugas kemudian memastikan kondisi lokasi aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi meluas.
Danramil 02/Kota, Mayor Arm Febrizal, saat dikonfirmasi secara terpisah, mengatakan keterlibatan Babinsa dalam penanganan kebakaran merupakan bagian dari tugas kewilayahan, khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana.
“Babinsa harus selalu peka terhadap perkembangan situasi di wilayah binaannya. Ketika ada kebakaran, respons cepat dan koordinasi dengan unsur terkait harus segera dilakukan agar api tidak meluas,” tegasnya.
Febrizal juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Jangan menunggu api membesar baru dilakukan penanganan. Pencegahan dan deteksi dini jauh lebih penting,” pungkasnya.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 02 Kota