Sinergi Babinsa dan Basarnas, Menwa UNRI Dibekali Keterampilan Dasar SAR
Babinsa Sertu Yasir Anhar mengatakan pelatihan SAR penting diberikan kepada Menwa sebagai salah satu komponen masyarakat yang dapat berperan dalam membantu penanganan keadaan darurat.
Pekanbaru - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan kecelakaan, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu Yasir Anhar bersama Tim Basarnas Kota Pekanbaru memberikan pelatihan Search and Rescue (SAR) kepada anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Riau (UNRI), Kamis (27/8/2026).
Kegiatan difokuskan pada pemberian pengetahuan dan keterampilan dasar SAR, mulai dari pertolongan pertama di lapangan, teknik penanganan dan evakuasi korban, teknik tali-temali, hingga teknik naik dan turun bukit atau tebing dalam proses penyelamatan.
Berada di kantor Basarnas Kota Pekanbaru Jalan Jend Sudirman, peserta mendapat kesempatan mempraktikkan penggunaan sejumlah peralatan SAR, seperti tali karmantel, carabiner, harness, dan descender. Simulasi dilakukan secara langsung untuk memberikan pengalaman kepada anggota Menwa dalam menghadapi kondisi penyelamatan di lapangan.
Seusai kegiatan, Babinsa Sertu Yasir Anhar mengatakan pelatihan SAR penting diberikan kepada Menwa sebagai salah satu komponen masyarakat yang dapat berperan dalam membantu penanganan keadaan darurat.
“Sebagai Babinsa, kami berkewajiban membina komponen masyarakat. Melalui pelatihan SAR ini, kami berharap Menwa memiliki kemampuan dasar yang dapat digunakan ketika terjadi bencana maupun kecelakaan. Nantinya, mereka dapat bersinergi dengan TNI dan Basarnas dalam membantu masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, instruktur Basarnas Kota Pekanbaru menjelaskan bahwa kemampuan dasar SAR tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan kedisiplinan dalam penerapannya.
“Dalam kondisi darurat, setiap tindakan harus dilakukan dengan tepat dan mengutamakan keselamatan, baik korban maupun rescuer. Karena itu, latihan seperti ini penting agar peserta memahami prosedur dan teknik penyelamatan sebelum terjun dalam situasi sebenarnya,” jelasnya.
Perwakilan Menwa UNRI menyambut positif pelatihan tersebut. Menurutnya, materi dan praktik yang diberikan menjadi pengalaman berharga bagi anggota Menwa untuk meningkatkan kesiapan dalam membantu masyarakat.
“Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami, terutama mengenai teknik evakuasi dan penggunaan peralatan SAR. Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat bermanfaat ketika dibutuhkan di lapangan,” ungkapnya.
Danramil 06/Sukajadi, Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan pembinaan terhadap generasi muda dan komponen masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
“Sinergitas antara Babinsa, Basarnas dan Menwa harus terus dibangun. Dengan pembekalan yang baik, mereka tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kesiapan untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat,” katanya.
Kapten Inf Tayung menambahkan pelatihan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan lingkungan kampus serta membangun kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Kegiatan pelatihan SAR ini menjadi wujud sinergi antara TNI AD melalui Babinsa, Basarnas Kota Pekanbaru dan Menwa UNRI dalam membangun sumber daya manusia yang tanggap, terampil dan siap membantu dalam penanganan bencana maupun kondisi darurat.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi