Babinsa Hadiri Malam Puncak HUT RI ke-81, Kesenian Tradisional Semarakkan Rejosari
Malam puncak peringatan kemerdekaan itu turut dihadiri Babinsa Kelurahan Rejosari Koramil 07/Tenayan Raya, Serda Yusup Gunawan, yang hadir memenuhi undangan sekaligus menjadi bagian dari kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat
Pekanbaru – Guyuran hujan yang membasahi Lapangan RW 15, Jalan Indrapuri, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Sabtu malam (29/8/2026), tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam memeriahkan malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak kegiatan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB, suasana lapangan tetap dipenuhi warga, khususnya para pemuda dan pemudi yang antusias mengikuti berbagai rangkaian acara. Hujan yang turun justru menjadi warna tersendiri dalam perayaan yang mengedepankan semangat kebersamaan dan nasionalisme tersebut.
Malam puncak peringatan kemerdekaan itu turut dihadiri Babinsa Kelurahan Rejosari Koramil 07/Tenayan Raya, Serda Yusup Gunawan, yang hadir memenuhi undangan sekaligus menjadi bagian dari kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
Kehadiran Babinsa menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus sebagai sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan warga di wilayah binaannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Rejosari Iif Saefulloh, S.O.S., S.T.P., Ketua RW 15, Ketua RW 17, Ketua LPS Kelurahan Rejosari, Ketua LPM, serta para Ketua RW dan RT se-Kelurahan Rejosari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia selama 81 tahun. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua RW 15, Ketua Panitia, dan Lurah Rejosari.
Dalam suasana penuh keakraban tersebut, peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan antartetangga, serta menjaga semangat gotong royong di lingkungan tempat tinggal.
Kemeriahan semakin terasa ketika acara memasuki agenda hiburan rakyat. Pertunjukan Reog, Singo Barong dan Kuda Kepang tampil memukau dan menjadi perhatian masyarakat yang hadir.
Meski hujan terus mengguyur, para pemain kesenian tetap tampil penuh semangat.
Masyarakat pun bertahan menikmati pertunjukan hingga rangkaian acara berlangsung. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan warga tidak mudah luntur hanya karena kondisi cuaca.
Selain menjadi hiburan, pertunjukan kesenian tradisional tersebut juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya bangsa. Kehadiran Reog, Singo Barong dan Kuda Kepang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mencintai warisan budaya Indonesia.
Di tengah perkembangan zaman dan derasnya pengaruh budaya modern, kegiatan semacam ini memiliki nilai penting. Panggung hiburan rakyat tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan rasa bangga terhadap budaya dan identitas bangsa.
Kehadiran Babinsa bersama unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut semakin memperlihatkan eratnya hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, guyub dan penuh semangat gotong royong.
Malam puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RW 15 Kelurahan Rejosari akhirnya meninggalkan kesan tersendiri. Hujan boleh membasahi lapangan, tetapi tidak mampu memadamkan semangat warga dalam merayakan kemerdekaan.
Dari sebuah lapangan sederhana, masyarakat menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dapat tumbuh melalui kebersamaan, kepedulian, gotong royong dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya