Babinsa Tenayan Raya Perkuat Patroli, Pastikan Lahan Bekas Karhutla Tetap Aman
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama unsur masyarakat dengan melaksanakan patroli dan pemantauan Karhutla di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (30/8/2026).
Pekanbaru – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, terus mendapat perhatian. Meski hasil pemantauan menunjukkan kondisi aman, kewaspadaan tetap dijaga untuk memastikan tidak ada api maupun asap yang kembali muncul di kawasan yang sebelumnya pernah terbakar.
Upaya tersebut dilakukan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu S. Hermanto, bersama unsur masyarakat dengan melaksanakan patroli dan pemantauan Karhutla di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (30/8/2026).
Dengan menyusuri sejumlah kawasan menggunakan sepeda motor, petugas memantau kondisi lahan sekaligus memastikan situasi di lokasi yang sebelumnya dilaporkan mengalami kebakaran tetap dalam keadaan aman.
Rute patroli meliputi kawasan Jalan Tenayan serta Jalan 45/Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan. Pemantauan dilakukan terhadap sejumlah lahan, baik milik Pemerintah Kota Pekanbaru maupun lahan warga, termasuk lahan milik Pak Azar yang sebelumnya dilaporkan pernah terbakar.
Kegiatan tersebut tidak sekadar mencari titik api. Petugas juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api di kawasan yang memiliki riwayat kebakaran.
Hasil pemantauan memberikan kabar baik. Sepanjang penyisiran, tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap. Kondisi tersebut menunjukkan kawasan yang dipantau berada dalam keadaan aman dan terkendali.
Namun bagi Sertu S. Hermanto, kondisi aman bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Patroli tetap diperlukan karena potensi Karhutla dapat muncul sewaktu-waktu, khususnya ketika kondisi cuaca dan lingkungan mendukung terjadinya kebakaran.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga menyempatkan diri berkomunikasi dengan masyarakat. Sosialisasi pencegahan Karhutla diberikan sebagai pengingat agar warga tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kepulan asap ataupun titik api.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Warga yang berada paling dekat dengan kawasan rawan memiliki peran besar dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
Patroli kali ini melibatkan satu personel TNI, satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA), dan satu orang masyarakat. Tim menggunakan satu unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas selama melaksanakan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi sasaran pemantauan.
Melalui patroli rutin dan komunikasi dengan masyarakat, upaya pencegahan diharapkan tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi dimulai sejak potensi kebakaran dapat dikenali.
Bagi wilayah Kelurahan Industri Tenayan yang memiliki catatan lahan pernah terbakar, langkah sederhana seperti patroli, pemantauan dan saling mengingatkan menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap aman.
Api boleh tidak terlihat hari ini, tetapi kewaspadaan tidak boleh padam. Dengan kolaborasi antara Babinsa, MPA dan masyarakat, setiap potensi Karhutla diharapkan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya