Tim Penyuluh Mabes TNI Edukasi Warga Binawidya, Perkuat Pencegahan Karhutla di Wil Kodim 0301/PBR
Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dipimpin Marsma TNI Setiawan W dan didampingi Kolonel Sus Adam Sofan
Pekanbaru - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kota Pekanbaru, khususnya di wilayah teritorial Kodim 0301/Pekanbaru. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Penyuluhan Pencegahan Karhutla Mabes TNI di Aula Kantor Lurah Delima, Jalan Swadaya, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Senin (31/8/2026).
Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dipimpin Marsma TNI Setiawan W dan didampingi Kolonel Sus Adam Sofan, Kolonel Arh Yudha Kusumah, Kolonel Inf Eko Wardono, Letkol Arh Zainal Arifin, Mayor Denis, Mayor Mar Jonathan, dan Mayor Arh Adhy.
Turut hadir Patun dan Dosen Seskoad Kolonel Czi Agung Isa dan Kolonel Inf Hari Santoso, para siswa Seskoad, Pasiops Kodim 0301/Pekanbaru Mayor Arh Nirzam, S.Sos., Camat Binawidya Muhammad Zaid Riadi, S.STP., M.Si, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, para Babinsa se-Kecamatan Binawidya, Ketua RT/RW, LPM, LPS serta masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah Karhutla, khususnya di wilayah Kodim 0301/Pekanbaru yang meliputi berbagai kawasan permukiman dan lahan yang perlu mendapatkan perhatian bersama terhadap potensi kebakaran.
Dalam sambutannya, Camat Binawidya Muhammad Zaid Riadi, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Tim Penyuluh Mabes TNI yang telah hadir memberikan pemahaman secara langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perangkat kelurahan, RT/RW dan masyarakat.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kekompakan dan kepedulian kita semua. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah Kecamatan Binawidya bersama unsur terkait terus melakukan langkah-langkah pencegahan, mulai dari pemantauan hotspot, patroli hingga menyiapkan sumber air sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
Sementara itu, Marsma TNI Setiawan W dari Tim Penyuluhan Pencegahan Karhutla Mabes TNI mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu mencegah Karhutla sejak dini.
“Kami mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, RT/RW dan masyarakat untuk meningkatkan patroli, pemantauan serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat, lingkungan dan kesehatan,” tegasnya.
Menurut Marsma TNI Setiawan W, pencegahan akan jauh lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan terkecil.
“Jangan sampai kita bergerak setelah api membesar. Kepedulian masyarakat untuk melaporkan dan mencegah potensi kebakaran sejak awal merupakan bagian penting dalam menjaga wilayah tetap aman,” tambahnya.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya asap Karhutla terhadap kesehatan. Asap Karhutla dapat menyebar luas dan membawa partikel berbahaya yang masuk ke saluran pernapasan. Paparan asap dapat menyebabkan batuk, sesak napas, iritasi mata dan tenggorokan, pusing hingga memperburuk gangguan pernapasan.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk akibat asap dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan.
Selain bahaya asap, Tim Penyuluh Mabes TNI juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang menumpuk dapat menjadi sumber penyakit serta berpotensi menjadi bahan yang mudah terbakar ketika kondisi lingkungan kering.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan mencukupi kebutuhan cairan. Apabila mengalami batuk terus-menerus, sesak napas, pusing, lemas atau kondisi kesehatan memburuk akibat paparan asap, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penguatan sinergi antara Mabes TNI, Kodim 0301/Pekanbaru, Koramil 06/Sukajadi, TNI-Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga wilayah Kota Pekanbaru dari ancaman Karhutla.
Melalui edukasi, patroli, pemantauan dan kepedulian masyarakat, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Kodim 0301/Pekanbaru, khususnya Kecamatan Binawidya, dapat dicegah sedini mungkin.
Sebab, mencegah api sebelum membesar bukan hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga melindungi kesehatan, keselamatan dan kehidupan masyarakat.
“Jangan bakar lahan, jangan anggap remeh asap. Jaga lingkungan tetap bersih dan segera laporkan apabila menemukan kebakaran atau titik api. Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama.”
Editor :Pendam XIX
Source : Pendim 0301